KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Sebanyak 1.089 anggota Gerakan Pramuka dari golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak mengikuti kegiatan pembekalan calon Pramuka Garuda yang diselenggarakan Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan peserta agar mampu memenuhi standar kecakapan dan kompetensi untuk meraih predikat Pramuka Garuda.
Pembekalan berlangsung di Sekretariat Kwarcab Ciamis mulai Kamis (29/10/2026), dengan pelaksanaan yang dibagi ke dalam beberapa gelombang hingga Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Sekretaris Kwarcab Ciamis, Chandra Udama, yang hadir mewakili Ketua Kwarcab karena berhalangan hadir.
Dalam sambutannya, Chandra menjelaskan bahwa pembekalan kali ini diarahkan untuk memperdalam kemampuan peserta, terutama dalam memahami dan menerapkan berbagai ketentuan kecakapan kepramukaan. Dengan begitu, calon Pramuka Garuda tidak sekadar mengejar pencapaian predikat, tetapi juga mempunyai kemampuan yang dapat dibuktikan melalui pengetahuan, keterampilan, dan hasil karya.
Ia menegaskan, penguasaan Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Syarat Kecakapan Khusus (SKK) menjadi salah satu aspek penting yang harus diperhatikan oleh setiap peserta.
Menurutnya, predikat Pramuka Garuda merupakan capaian tertinggi bagi anggota muda Gerakan Pramuka. Oleh karena itu, proses menuju pencapaian tersebut perlu diiringi dengan kesiapan diri, kedisiplinan, serta penguasaan kecakapan yang sesuai dengan golongan masing-masing.
Berdasarkan data penyelenggara, peserta pembekalan terdiri atas 117 anggota golongan Siaga, 813 anggota Penggalang, dan 159 anggota Penegak. Jumlah tersebut mencapai 1.089 peserta yang mengikuti kegiatan secara bertahap sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Untuk golongan Penggalang, pembekalan dilaksanakan pada Kamis dan Jumat. Sementara itu, peserta dari golongan Siaga dan Penegak dijadwalkan mengikuti kegiatan pada Sabtu.
Beragam materi disiapkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pendalaman SKU dan SKK, pemanfaatan teknologi informasi, hingga kemampuan menyampaikan atau mempresentasikan hasil karya. Peserta juga didorong untuk menunjukkan keterampilan melalui karya nyata yang sesuai dengan potensi dan bidang kecakapan masing-masing.
Tidak hanya berfokus pada aspek pengetahuan, pembekalan turut mendorong pengembangan keterampilan yang bermanfaat bagi lingkungan sekitar.
Penghijauan dan kegiatan berkebun menjadi contoh penerapan kecakapan yang dapat dikembangkan dengan memanfaatkan potensi serta kearifan lokal.
Setelah seluruh tahapan pembekalan berakhir, peserta akan menjalani tes tertulis sebagai bagian dari evaluasi.
Penilaian juga mencakup pemahaman materi, penguasaan kecakapan, serta kemampuan peserta dalam mempresentasikan dan menunjukkan hasil keterampilan yang telah dipelajari.
Chandra berharap, kegiatan tersebut dapat melahirkan calon Pramuka Garuda yang tidak hanya unggul dalam kecakapan, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menilai, keberhasilan meraih predikat Pramuka Garuda semestinya mencerminkan kualitas diri anggota, baik dari sisi pengetahuan, keterampilan, prestasi, maupun kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.
Melalui pembekalan ini, Kwarcab Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis berharap seluruh peserta semakin siap menjalani tahapan penilaian serta tumbuh menjadi generasi muda yang mandiri, berkarakter, terampil, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.”Pungkasnya.