SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang kembali mengambil langkah strategis dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Berkolaborasi dengan Polres Sumedang serta melibatkan 22 perusahaan dari berbagai sektor, Pemkab Sumedang resmi membuka Sumedang Job Fair 2026 di Gedung Creative Center, Senin (26/10/2026). Kegiatan berskala besar ini menyediakan lebih dari 1.400 lowongan pekerjaan, baik untuk penempatan di dalam maupun luar negeri.

Acara pembukaan tersebut dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir. Turut mendampingi dalam kesempatan tersebut, Kapolres Sumedang AKBP Dr. Reza Ma’ruffi, S.H., S.I.K., M.H., serta Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumedang, H. Ferry Fardians, S.STP., M.Si.

Dalam sambutannya, Bupati H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada pihak kepolisian serta seluruh dunia usaha yang telah berpartisipasi aktif mendukung program perluasan kesempatan kerja ini. Menurutnya, bursa kerja (job fair) merupakan wujud kehadiran nyata pemerintah daerah dalam menjembatani kebutuhan tenaga kerja industri dengan para pencari kerja lokal.

“Dengan adanya kesempatan kerja ini, diharapkan masyarakat yang belum memiliki pekerjaan bisa segera mendapatkan pekerjaan dan memperoleh penghasilan yang layak,” ujar Bupati Dony. Ia juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya para pencari kerja di Sumedang, untuk memanfaatkan kesempatan yang berlangsung selama dua hari ini dengan mendatangi langsung stan-stan perusahaan yang tersedia.

Selain itu, bagi masyarakat yang belum berkesempatan memperoleh pekerjaan selama acara berlangsung, Pemkab Sumedang telah menyiapkan solusi lanjutan berupa stan atau posko informasi khusus di kantor dinas terkait yang ditunjuk oleh pemerintah daerah.

Sinergi Lewat Program “Polisi Peduli Pengangguran” Komitmen kuat dalam mengentaskan pengangguran juga datang dari jajaran Kepolisian Resor Sumedang. Kapolres Sumedang, AKBP Dr. Reza Ma’ruffi, menjelaskan bahwa keikutsertaan Polri dalam kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi program inovatif Polisi Peduli Pengangguran.

Program ini dirancang untuk membantu warga masyarakat yang belum memiliki pekerjaan agar mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap peluang kerja. Menurut AKBP Reza, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui kepemilikan pekerjaan yang layak akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) yang positif, salah satunya terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Harapannya, kita bisa mendorong warga masyarakat yang memang belum punya pekerjaan untuk segera bisa mendapatkan pekerjaan. Dengan memiliki pekerjaan, mereka akan mempunyai penghasilan, lebih sejahtera, dan tentunya akan berdampak positif terhadap situasi kamtibmas di Kabupaten Sumedang,” ungkapnya. Ia juga berharap kolaborasi lintas sektor antara pemda, kepolisian, dan dunia usaha ini dapat terus diperkuat ke depannya.

Libatkan 22 Perusahaan Lintas Sektor
Sementara itu, Kepala Disnakertrans Kabupaten Sumedang, H. Ferry Fardians, dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa Sumedang Job Fair 2026 melibatkan total 22 perusahaan terkemuka. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari berbagai sektor industri dengan penawaran posisi dan peluang kerja yang sangat variatif.

Ferry menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar mempertemukan pencari kerja dan perusahaan secara langsung untuk memudahkan proses rekrutmen, tetapi juga menjadi bagian dari program berkelanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas jangkauan kesempatan kerja bagi masyarakat Kabupaten Sumedang secara keseluruhan.

Melalui sinergi yang solid antara pemerintah, kepolisian, dan sektor swasta ini, Sumedang Job Fair 2026 diharapkan mampu menjadi katalisator kebangkitan ekonomi kerakyatan serta mengoptimalkan penyerapan tenaga kerja lokal sesuai dengan kompetensi masing-masing individu.”Tutupnya.