JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Semangat kebersamaan dan nilai-nilai keislaman mewarnai kegiatan Tabligh Akbar yang digelar Pemuda Johar Baru, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10/2026) malam. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus menyambut Maulid Nabi Muhammad SAW.

Mengangkat tema “Pemuda Johar Baru Bersholawat”, acara berlangsung di Jalan Percetakan Negara 2, tepatnya di depan SMPN 76 Johar Baru. Ratusan masyarakat tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang diisi dengan lantunan sholawat, tausiyah keagamaan, serta doa bersama.

Hadir dalam kesempatan tersebut sejumlah tokoh agama, tokoh masyarakat, warga setempat, serta jajaran pendidik dari Persatuan Guru Madrasah Indonesia (PGMI). Di antaranya Ketua RW 07 Johar Baru, H. Suwarsito, Ketua RT 15/07 Syahrial Saleh, dan Ketua RT 17/07 Hendra Gunawan.

Suasana semakin semarak dengan penampilan musik religi dari Gambus Al Mahfuziyah & Les Bumi di bawah pimpinan Bang Iweng MJC.

Ketua Panitia sekaligus Khodimul Majelis, Ust. Mahpud, S.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran maupun materi, sehingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik.

Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda yang dipadukan dengan Maulid Nabi bukan sekadar agenda seremonial, melainkan kesempatan untuk membangun karakter generasi muda yang berakhlak, memiliki kepedulian sosial, serta mampu menjaga persatuan di tengah masyarakat.

Ia juga mengajak seluruh pemuda agar menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan dan turut berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman, religius, serta harmonis.

Rangkaian tausiyah diawali oleh Habib Ahmad Bin Hamid Maulana Aidit, Pimpinan MT. Dzikrul Maut. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan jamaah tentang pentingnya kesadaran akan kematian sebagai pengingat untuk memperbaiki diri, meningkatkan ketakwaan, dan mempererat hubungan antarsesama.
Selanjutnya, tausiyah disampaikan Ust. Samit, S.Pd.I., yang lebih dikenal dengan sebutan Ust. Jenggot Naga. Pengasuh Ponpes Ujeng sekaligus dai TV One tersebut mengulas pentingnya peran generasi muda Islam dalam menghadapi perkembangan zaman.

Ia menegaskan bahwa pemuda harus mampu mengikuti kemajuan teknologi dan perubahan sosial tanpa meninggalkan nilai-nilai agama. Menurutnya, kemajuan generasi muda tidak hanya diukur dari kemampuan dan kreativitas, tetapi juga dari akhlak serta komitmen dalam menjalankan ajaran Islam.

Dalam pesannya, ia mengajak para pemuda untuk menjauhi perbuatan negatif, memperbanyak kegiatan positif, memakmurkan masjid, serta menjadikan Rasulullah SAW sebagai panutan utama.

Kemeriahan acara berlanjut dengan kehadiran Abang H. Kiwil. Tokoh publik sekaligus komedian tersebut menyampaikan pesan-pesan keagamaan dengan gaya khas yang komunikatif dan diselingi humor, sehingga suasana tabligh akbar terasa lebih akrab.

Dalam ceramahnya, Kiwil mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan keluarga dan membangun hubungan baik dengan lingkungan sekitar. Ia menekankan bahwa sikap saling menghormati, memberikan senyuman, serta menjaga ketenteraman tetangga merupakan bagian dari nilai ibadah.

Ia juga mengingatkan generasi muda agar tidak terjerumus dalam tindakan yang merugikan masa depan, seperti tawuran dan berbagai perilaku menyimpang lainnya.

Menurutnya, kekompakan masyarakat menjadi salah satu modal penting dalam menciptakan lingkungan yang damai dan penuh keberkahan. Karena itu, semangat Maulid Nabi hendaknya diwujudkan melalui sikap saling menyayangi, mempererat persaudaraan, dan membiasakan diri bersholawat.

Kegiatan Tabligh Akbar “Pemuda Johar Baru Bersholawat” ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan bangsa, kemajuan masyarakat, serta keberkahan wilayah Johar Baru.

Melalui kegiatan tersebut, Pemuda Johar Baru berharap semangat Sumpah Pemuda dapat terus hidup dalam diri generasi penerus, seiring dengan tumbuhnya kecintaan kepada Rasulullah SAW dan kepedulian untuk membangun lingkungan yang lebih baik.”Tutupnya.