JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Nuansa penuh kehangatan, kebersamaan, dan keteduhan menyelimuti Balai Warga 07 pada Senin, 31 Agustus 2026. Mulai pukul 10.00 WIB, warga bersama para kader lingkungan berkumpul untuk mengikuti Kajian Offline bertajuk “Nasehat Menjelang Senja Usia”.

Agenda yang diinisiasi oleh pengurus RW 07 ini dirancang menjadi ruang refleksi spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Acara ini dihadiri secara aktif oleh para kader dari berbagai pilar penggerak masyarakat, mulai dari PKK, Jumantik, Dasawisma, hingga Posyandu. Kehadiran jamaah pengajian bulanan dan para tetangga sekitar membuat suasana semakin akrab. Semangat kebersamaan pun kian terasa istimewa dengan kehadiran Ketua Kelompok PKK RW 10 serta kader Jumantik RW 001 yang turut membaur bersama tamu undangan dari luar wilayah.

Kajian dibuka dengan sambutan hangat dari Ketua Kelompok PKK RW 07, Rinawati, SE. Dalam penyampaiannya, beliau mengapresiasi sinergi seluruh kader dan memberikan sapaan emosional yang menyentuh hati atas kehadiran para sahabat lamanya.

“Selamat pagi dan selamat datang kepada seluruh kader PKK, Jumantik, Dasawisma, Posyandu, serta seluruh tetangga dan warga RW 07 yang kami banggakan. Semangat gotong royong Ibu-Ibu semua adalah penggerak utama kebaikan di lingkungan kita,” tutur Rinawati.

Beliau kemudian menambahkan dengan penuh rasa haru, “Secara khusus, hari ini menjadi momen yang sangat membahagiakan bagi saya pribadi karena kedatangan sahabat-sahabat tercinta dari Kelurahan Pisangan Timur.

Kehadiran Ibu-Ibu di sini bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan bukti nyata dari eratnya tali silaturahmi yang menembus batas wilayah. Terima kasih telah meluangkan waktu untuk menyambung rindu dan menuntut ilmu bersama kami di RW 07. Semoga kebersamaan ini membawa keberkahan yang berlipat ganda.

Memasuki sesi utama, Ustadzah Nur Azizah menyampaikan tausiyah yang mendalam dan menyentuh sanubari. Bersandarkan pada pesan luhur QS. Al-Isra’ ayat 24,

beliau mengajak seluruh hadirin untuk memaknai setiap pertambahan usia dengan rasa syukur dan ketulusan.Ustadzah Nur Azizah menekankan bahwa fase senja usia adalah anugerah berharga dari Allah SWT. Waktu ini menjadi kesempatan terbaik untuk memperbanyak amal saleh, menata hati, dan mengalihkan fokus dari hiruk-pikuk duniawi menuju persiapan akhirat. Beliau juga berpesan agar para kader yang aktif melayani masyarakat selalu meluruskan niat agar setiap peluh dalam pengabdian dicatat sebagai ladang pahala.

“Masa tua adalah momentum emas untuk mempercantik urusan akhirat kita. Mari kita siapkan hati, perbanyak amal terbaik, dan gantungkan seluruh harapan hanya pada ridha-Nya,” pesan Ustadzah Nur Azizah menutup ceramahnya dengan penuh takzim.

Kajian spiritual ini diakhiri dengan doa bersama yang khusyuk, ramah tamah, serta sesi foto bersama. Hangatnya interaksi antara warga RW 07, perwakilan RW 10, RW 001, dan sahabat dari Pisangan Timur menjadi potret indah bagaimana kegiatan keagamaan mampu menjadi jembatan persaudaraan yang kokoh dan berkesan.