Reporter: Dede Irwan

KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Di tengah tantangan defisit anggaran yang tengah dihadapi pemerintah daerah, kepedulian terhadap masyarakat kecil dipastikan tidak berhenti. Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menunjukkan komitmennya untuk tetap hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan melalui penyaluran bantuan sosial dan program kemanusiaan yang menyentuh langsung warga.

Kali ini, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyalurkan bantuan rumah tidak layak huni (rutilahu) sebesar Rp20 juta disertai bantuan sembako kepada Bapak Pidin, warga Sukapura RT 019/RW 005, Desa Cikaso, Kecamatan Banjaranyar. Selasa, (12/05/2026).

Meski bantuan tersebut kali ini tidak diserahkan langsung oleh Bupati, Pemerintah Kabupaten Ciamis memastikan seluruh bantuan tersalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Langkah ini menjadi bentuk nyata keberpihakan pemerintah daerah terhadap warga kurang mampu di tengah kondisi fiskal yang sedang tidak mudah.

Bupati Herdiat menegaskan bahwa kondisi defisit anggaran tidak menjadi alasan untuk menghentikan program-program yang menyentuh kepentingan masyarakat kecil.

“Walaupun Kabupaten Ciamis sedang menghadapi defisit anggaran, program yang berpihak kepada masyarakat tetap harus dilanjutkan. Pemerintah harus hadir untuk membantu warga yang benar-benar membutuhkan,” tegasnya.

Berdasarkan keterangan pemerintah setempat, kondisi yang dialami Bapak Pidin cukup memprihatinkan. Ia diketahui telah bertahun-tahun tidak mampu berjalan dan hidup seorang diri. Bahkan, komunikasi dengan anaknya yang dikabarkan berada di Lombok telah lama terputus.

Dalam kesehariannya, kebutuhan makan Bapak Pidin selama ini banyak dibantu secara swadaya oleh para tetangganya. Kondisi rumah yang ditempati pun dinilai tidak layak huni sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari pemerintah.

Melalui bantuan rutilahu dan sembako tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap dapat meringankan beban hidup Bapak Pidin sekaligus menghadirkan harapan baru bagi warga yang hidup dalam keterbatasan.

Langkah ini juga menjadi penegasan bahwa di tengah keterbatasan anggaran, Pemerintah Kabupaten Ciamis tetap memprioritaskan program kemanusiaan dan pelayanan sosial sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.”Pungkasnya.