Reporter : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menunjukkan komitmennya dalam mencetak generasi unggul melalui pengembangan potensi peserta didik. Hal tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi rangkaian ajang talenta dan prestasi peserta didik tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 oleh Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, yang digelar di Stadion Ahmad Yani Sumedang, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini meliputi berbagai ajang bergengsi, di antaranya Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS3N), serta Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Ratusan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan turut ambil bagian, menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi dalam mengembangkan bakat di bidang akademik, olahraga, seni, serta pelestarian bahasa dan budaya daerah.

Momentum ini menjadi wadah strategis dalam menggali, membina, dan mengembangkan potensi generasi muda Sumedang agar mampu berprestasi dan berdaya saing. Tidak hanya sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan karakter, kreativitas, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Bupati Sumedang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, para guru pembimbing, serta panitia yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini dengan baik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah kompetisi tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari proses, semangat, dan nilai-nilai positif yang dibangun selama kegiatan berlangsung.

“Ajang ini bukan sekadar lomba, tetapi menjadi sarana penting dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, kreatif, dan berdaya saing. Tunjukkan kemampuan terbaik dengan penuh semangat, junjung tinggi kejujuran dan sportivitas,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati berharap para peserta yang berhasil meraih prestasi dapat melangkah ke tingkat yang lebih tinggi dan membawa nama harum Kabupaten Sumedang di kancah regional maupun nasional.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan lahir bibit-bibit unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat serta kecintaan terhadap budaya daerah sebagai bagian dari jati diri bangsa.”Pungkasnya.