Reporter : Dede Irwan
KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Ciamis menggelar upacara peringatan dua momentum besar nasional, yakni Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung khidmat di halaman Pendopo Bupati Ciamis ini dihadiri oleh jajaran Forkopimda, aparatur sipil negara (ASN), tokoh masyarakat, hingga perwakilan pelajar dan mahasiswa, Sabtu (02/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Herdiat membacakan amanat Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, terkait peringatan Hari Otonomi Daerah yang jatuh pada 25 April. Otonomi daerah ditekankan sebagai instrumen vital untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kemandirian daerah dalam mengelola potensi lokal.
Namun, ada pesan khusus yang digarisbawahi oleh Bupati Herdiat mengenai efisiensi birokrasi. Senada dengan arahan Presiden RI, Ia menegaskan bahwa setiap kegiatan pemerintahan, termasuk peringatan hari besar, tidak boleh terjebak dalam aspek seremonial belaka.
”Pemerintah daerah diharapkan menyelenggarakan kegiatan secara sederhana dan tidak berlebihan. Fokus utama adalah memastikan setiap penggunaan anggaran benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan menghindari pemborosan yang tidak berdampak langsung pada pelayanan publik,” tegasnya.
Beralih pada peringatan Hardiknas, Bupati menyampaikan pesan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti. Peringatan ini bukan sekadar penghormatan atas jasa Ki Hajar Dewantara, namun juga momentum memperkuat sistem “Among” yaitu Asah, Asih, dan Asuh sebagai pondasi pendidikan karakter bangsa.
Tema Hardiknas 2026, “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua”, menjadi panggilan bagi seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dalam menciptakan SDM unggul demi menyongsong Indonesia Emas 2045.
Peserta upacara Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-30 dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026
Menutup prosesi upacara, Bupati Herdiat memberikan catatan khusus yang bersifat mendesak terkait kondisi sosial di wilayah Kabupaten Ciamis. Secara terbuka, Bupati menyatakan keprihatinannya atas kekerasan, pelecehan seksual, serta aksi perundungan (bullying) terhadap anak di lingkungan sekolah, baik negeri maupun swasta.
”Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Bukan hanya tugas guru atau Tenaga Pendidik, tetapi juga para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan terutama orang tua. Saya menitipkan pesan kepada Bapak dan Ibu sekalian, tingkatkan komunikasi dengan anak-anak. Jadilah tempat mereka bercerita agar kita bisa mencegah hal-hal yang memprihatinkan ini sedini mungkin,” ujar Bupati Herdiat.
Bupati Herdiat juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para ASN, TNI, dan Polri yang tetap disiplin hadir melaksanakan upacara meskipun di tengah hari libur.
”Terima kasih kepada bapak dan ibu yang telah merelakan waktu liburnya demi mengikuti upacara ini. Semangat kebersamaan dan kedisiplinan ini adalah modal utama kita untuk membangun Ciamis yang lebih baik,” pungkasnya.
Penulis Berita:PortalCiamisKab