Reporter : Aep Saepudin
KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di Lapangan Perguruan Al Madinah (SMP – SMA Al Madinah Cibatu, Rabu, 27 Mei 2026 telah di gelar pelaksanaan shalat sunnah Idul Adha 1447 H yang di ikuti oleh seluruh warga masyarakat yang ada di Kp. Salam 1, RW 05 Desa Cibunar Kecamatan Cibatu Kabupaten Garut.
Dalam laporannya H. Arip Rahman Salam mengatakan, “Alhamdulilah pada tahun ini ada 39 orang yang melaksanakan qurban, yaitu dengan 5 ekor Sapi dan 4 ekor Domba, Untuk itu kami atas nama Panitia mengucapkan terimakasih kepada warga masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada kami, semoga para jama’ah yang telah berkurban di balas Allah SWT dengan yang lebih baik dan berkah serta diterima pengorbanan ibadah qurbannya,” imbuhnya penuh harap.
Selanjutnya H. Arip Rahman Salam yang juga menjadi Ketua Panitia Pembangunan Masjid Jami As Salam Melaporkan progres pembangunan yang sudah hampir 90% , dimana untuk laporan keuangan, alhamdulillah belum lama ini menerima infaq dari Hj. Titin sebesar 250 juta, Mang Arben 25 juta, total semuanya uang yang telah kami terima sekitar Rp. 678.068.000,- masih ada saldo sekitar 38 juta, untuk itu mari Kita do’akan semoga infaq dan amal jariyah nya diterima oleh Allah SWT.” ujarnya
Selanjutnya mari kita sama-sama berdo’a untuk para sesepuh kita yang telah mendahului/meninggal, semoga diampuni segala dosanya, di terima iman islamnya, di lapangkan dan di terangkan di alam kuburnya, serta bagi saudara kita yang sedang mendapatkan ujian/sedang sakit semoga cepat sembuh, sehat sabihara bihari lagi,” Sahut Kang H. Arip Rahman menutup laporannya.
Sementara itu Moch. Supriadi dalam khutbah Idul Adha mengutarakan tentang saudara-saudara kita/ umat islam di dunia yang sedang melaksanakan ibadah haji, semoga diberikan kelancaran, kemudahan, kesehatan dan kekuatan sehingga bisa melaksanakan syarat, sunnah dan rukun haji, mari kita do’akan semoga ibadah hajinya di Terima oleh Allah SWT, Haji-nya Mabrur dan Mabruroh,” ujarnya
Selanjutnya Khatib menjelaskan tentang apa yang telah kita cintai hari ini, mungkin karena telah memiliki jabatan, kekuasaan atau harta yang melimpah, padahal sesungguhnya Allah telah memerintahkan kepada Nabi Ibrahim sesuatu yang harus dicintai adalah bagaimana kita bisa mengorbankan sesuatu yang sangat dicintainya, seperti yang telah di contohkan oleh Nabi Ibrahim yang rela untuk menyembelih ismail putranya sendiri,” ungkapnya
“Nabi Ibrahim merupakan seorang pemimpin yang sangat Demokratis, dimana beliau dalam memutuskan suatu perkara, tidak otoriter, tetapi terlebih dahulu meminta sumbang sarannya kepada putranya Ismail, berdialog dan berdiskusi terlebih dahulu sehingga keduanya ikhlas dan ridho untuk melaksanakan perintah Allah tersebut,” tuturnya
Sedangkan tujuan dari pelaksanaan ibadah qurban adalah
untuk membersihkan hatinya dari unsur kemusyrikan agar tidak tersisa bahwa apa yang harus di sayangi, di cintai dan di laksanakan dalam kehidupan di dunia ini, hanya selain Allah SWT, Ismail adalah syimbol yang harus kita korbannya sesuai dengan profesi dan jabatannya masing-masing.” pungkas Ustadz Moch. Supriadi mengakhiri khutbahnya.