SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir meresmikan Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Sumedang di Jalan Angkrek, Selasa (27/10/2026).

Peresmian ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalisme insan pers, meningkatkan kompetensi wartawan, serta mempererat sinergi antara pemerintah daerah dan media.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa wartawan memiliki peran strategis dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. Di tengah derasnya arus informasi digital, pers dituntut mampu menjadi sumber informasi terpercaya sekaligus berperan aktif menangkal penyebaran berita bohong atau hoaks.

Menurutnya, setiap informasi yang disampaikan kepada masyarakat harus melalui proses verifikasi dan berlandaskan fakta serta data. Penyebaran informasi tanpa pemeriksaan yang memadai berpotensi menimbulkan kesalahpahaman, membentuk opini yang keliru, bahkan memicu persoalan di tengah masyarakat.”Ucapnya.

Bupati juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang hanya membaca judul berita tanpa memahami isi secara utuh, kemudian memberikan komentar atau membagikannya kembali tanpa memastikan kebenarannya.

Karena itu, ia mengajak insan pers dan masyarakat untuk meningkatkan literasi digital serta membangun budaya bermedia sosial yang lebih bijak, kritis, dan bertanggung jawab.

“Iman itu tidak hanya di hati, tetapi juga di jari,” pesan Dony, mengingatkan pentingnya menjaga sikap dan etika dalam menggunakan media digital, termasuk ketika menulis, berkomentar, maupun menyebarkan informasi.”Katanya.

Ia berharap wartawan di Kabupaten Sumedang terus menjaga integritas, menaati kode etik jurnalistik, serta menjalankan fungsi pers secara profesional dan independen. Dengan demikian, media dapat menjadi mitra strategis dalam memberikan edukasi, menyampaikan informasi pembangunan, sekaligus menjadi ruang kontrol sosial yang konstruktif.

Sekretariat Jadi Pusat Pengembangan Profesionalisme Wartawan

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Sumedang Ade Hadeli menyampaikan bahwa keberadaan sekretariat tersebut tidak hanya menjadi tempat kegiatan rutin organisasi, tetapi juga akan dimanfaatkan sebagai pusat pengembangan kapasitas dan profesionalisme anggota.

Menurut Ade, fasilitas yang tersedia dapat digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari pelatihan jurnalistik, diskusi, hingga aktivitas organisasi yang mendukung peningkatan kompetensi wartawan.”Katanya.

“Setelah sekretariat ini diresmikan, akan kita manfaatkan untuk memperkuat organisasi, meningkatkan profesionalisme anggota, serta menjadi wadah untuk berbagai aktivitas, termasuk pelatihan dan diskusi,” ujarnya.

Ade menjelaskan, saat ini PWI Kabupaten Sumedang memiliki 32 anggota, terdiri atas 20 anggota biasa dan 12 anggota muda. Dari sisi kompetensi melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW), terdapat tiga wartawan pada jenjang utama dan dua wartawan pada jenjang madya. Sementara anggota lainnya memiliki jenjang kompetensi yang beragam.

Ia menilai, keberadaan sekretariat yang representatif menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat kelembagaan organisasi sekaligus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia pers di Kabupaten Sumedang.

Ade juga berharap hubungan komunikasi dan kolaborasi antara PWI dan Pemerintah Kabupaten Sumedang dapat terus terjalin secara sehat dan konstruktif, khususnya dalam mendukung penyebaran informasi yang berkualitas, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat.

PWI Jajaki Kolaborasi Penyelenggaraan UKW

Lebih lanjut, Ade mengungkapkan bahwa PWI Kabupaten Sumedang tengah menjajaki peluang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan kesempatan kepada anggota PWI, tetapi juga dapat diikuti wartawan dari organisasi profesi lainnya yang memenuhi persyaratan.

Menurutnya, peningkatan kompetensi merupakan kebutuhan mendasar bagi wartawan agar mampu menjalankan tugas jurnalistik secara profesional, memahami kode etik, serta menghasilkan karya jurnalistik yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui UKW, wartawan diharapkan semakin memahami standar kompetensi profesi, meningkatkan kualitas pemberitaan, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan teknologi informasi yang terus berubah.

Keberadaan sekretariat ini diharapkan tidak sekadar menjadi tempat berkumpulnya anggota, tetapi juga menjadi ruang bertukar gagasan, mengembangkan wawasan, serta meningkatkan kualitas dan kompetensi wartawan.

Pada akhirnya, sinergi antara pemerintah daerah dan insan pers diharapkan mampu menghadirkan ekosistem informasi yang sehat, menangkal hoaks, serta mendorong masyarakat memperoleh informasi yang benar dan berimbang. Dengan pers yang profesional, independen, dan bertanggung jawab, pembangunan Kabupaten Sumedang dapat tersampaikan secara lebih transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.”Tutupnya.