SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Sumedang secara resmi meluncurkan program Edutainment PPS pada Sabtu (3/10/2026).

Kegiatan peluncuran yang dipusatkan di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang (PPS) ini diikuti secara antusias oleh ratusan perwakilan siswa-siswi jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari seluruh wilayah Kabupaten Sumedang.

Program Edutainment PPS dikemas secara interaktif melalui konsep outing class dan eduturism (wisata edukasi). Melalui skema ini, para pelajar diajak menjelajahi dan mengenal lebih dekat berbagai fasilitas, lingkungan kerja pemerintahan, tata kelola publik, serta potensi sejarah dan budaya yang ada di kawasan Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumedang.

Acara peluncuran dibuka secara resmi oleh Kepala Disparbudpora Kabupaten Sumedang, H. Wuddan Lukmanul Hakim. Dalam sambutannya, Wuddan menyampaikan bahwa program ini hadir sebagai jawaban atas kebutuhan pembelajaran di luar kelas (outdoor learning) yang kontekstual, adaptif, dan menyenangkan bagi generasi muda.

Sinergi Pentahelix Non-APBD
Wuddan mengungkapkan bahwa keberhasilan penyelenggaraan program ini merupakan buah dari kolaborasi lintas sektor yang mengusung prinsip Pentahelix. Program Edutainment PPS tidak membebankan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), melainkan mengoptimalkan kemitraan dan sinergi dari berbagai pihak.

Sejumlah perangkat daerah turut terlibat aktif dalam mengisi konten edukasi pada program ini, di antaranya: Dinas Lingkungan Hidup: Memberikan edukasi terkait pengelolaan lingkungan, kebersihan, dan pemilahan sampah. Dinas Kearsipan dan Perpustakaan: Mengenalkan literasi, arsip sejarah daerah, serta fasilitas perpustakaan. Dinas Kesehatan: Memberikan sosialisasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta edukasi gizi remaja.

Diskominfosanditik: Mengenalkan pemanfaatan teknologi informasi, literasi digital, dan keterbukaan informasi publik. Dinas Pendidikan: Menyelaraskan konten kunjungan dengan kurikulum serta materi pembelajaran sekolah.

“Alhamdulillah, kegiatan ini dilaksanakan secara non-APBD. Kita memanfaatkan konsep Pentahelix dan kolaborasi antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan sehingga kegiatan ini bisa terwujud dengan lancar,” ujar Wuddan.

Penguatan Karakter Pancawaluya dan Generasi Emas 2045. Lebih jauh, Wuddan menegaskan bahwa Edutainment PPS tidak sekadar menyajikan kegiatan rekreasi, melainkan memiliki muatan edukasi karakter yang kuat. Kegiatan ini ditujukan untuk menanamkan nilai-nilai luhur budaya Sunda yang terangkum dalam filosofi Pancawaluya, yakni: Cageur (Sehat jasmani dan rohani). Bageur (Baik hati dan berperilaku terpuji). Bener (Jujur dan bertindak benar). Pinter (Cerdas dan berwawasan luas). Singer (Mawas diri, terampil, dan responsif)

“Ini sangat banyak manfaatnya, terutama untuk anak-anak kita sebagai persiapan menuju Generasi Emas di tahun 2045.

Melalui outing class eduturism ini, kita berharap dapat menguatkan pola pikir anak-anak, menanamkan rasa bangga pada daerahnya, serta memperkokoh akar budaya Sunda sejak usia dini,” tambah Wuddan. Ia juga berharap program ini dapat berjalan secara berkelanjutan dan konsisten.

Dukungan Penuh dari Dinas Pendidikan
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Dani Setiawan, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas prakarsa inovatif yang digagas oleh Disparbudpora.

Menurut Dani, keberadaan program ini sangat membantu pihak sekolah dalam menghadirkan ruang belajar alternatif yang tidak membosankan bagi para murid, khususnya dalam memahami sektor pariwisata dan tata kelola pemerintahan daerah secara langsung.

“Atas nama Dinas Pendidikan, kami menyambut baik prakarsa dari Disparbudpora. Kami berkomitmen memberikan dukungan penuh, salah satunya dengan menyiapkan bahan materi yang diselaraskan dengan kurikulum di masing-masing jenjang pendidikan,” kata Dani.

Dani berharap agar pengalaman langsung yang didapatkan para siswa di kawasan PPS dapat memperluas cakrawala berpikir mereka.

“Harapan kami, kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta wawasan para murid, khususnya terkait potensi pariwisata dan dinamika pemerintahan di Kabupaten Sumedang,” pungkasnya.

Dengan diluncurkannya program Edutainment PPS, Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berkomitmen untuk menghadirkan inovasi pendidikan yang inklusif, kolaboratif, dan berakar kuat pada nilai-nilai kearifan lokal demi mencetak generasi muda yang unggul dan berkarakter.