SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang mempercepat operasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) guna memperkuat perekonomian masyarakat serta membangun rantai pasok kebutuhan dasar di tingkat desa.

Langkah strategis ini menjadi salah satu pembahasan utama dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sumedang.

Selain percepatan pembangunan fisik, Pemkab Sumedang menyiapkan sarana dan prasarana pendukung di 56 titik KDMP, seperti kendaraan operasional, pendingin ruangan (AC), hingga jaringan internet. Saat ini, sebanyak 20 titik di antaranya dinyatakan siap beroperasi karena telah dilengkapi sarana pendukung serta didukung akses air, listrik, dan lokasi yang strategis.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, menegaskan bahwa kehadiran KDMP harus memberikan manfaat nyata tanpa menjadi pesaing bagi usaha warga yang sudah ada.

“KDMP berfungsi sebagai rantai pasok barang-barang subsidi dari pusat dan sebagai offtaker untuk menampung hasil pertanian, perkebunan, serta UMKM lokal,” ujar Dony.

Melalui skema ini, produk lokal warga memiliki kepastian jalur pemasaran. KDMP juga didorong menyalurkan barang subsidi seperti LPG agar masyarakat mendapatkan kebutuhan dasar dengan harga terjangkau dan stabil.

Meski pelaksanaan di lapangan menghadapi kendala teknis, tantangan geografis kawasan hutan/pegunungan, hingga penyesuaian adat setempat, Pemkab Sumedang bersama unsur terkait berkomitmen terus melakukan pengawalan agar KDMP yang telah siap dapat segera beroperasi penuh.”Pungkasnya.