KAB.SUBANG | FOKUSPRIANGAN.ID – ​Langkah politik Ibnu Mas’ud dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Tambakjati, Kecamatan Patokbeusi, resmi dimulai. Dengan diiringi ratusan simpatisan, keluarga besar, serta tim suksesnya, Ibnu Mas’ud mendatangi sekretariat panitia Pilkades yang berlokasi di Kantor Desa Tambakjati untuk menyerahkan berkas pendaftaran pada Minggu, 7 September 2026.

​Kedatangan rombongan tersebut disambut hangat oleh Ketua Panitia Pilkades Tambakjati, Aden Ali Lukman, beserta jajaran kepanitiaan. Proses penerimaan berkas berjalan tertib dan lancar. Setelah dilakukan pengecekan mendalam terhadap kelengkapan dokumen persyaratan, panitia menyatakan seluruh berkas administratif milik Ibnu Mas’ud telah lengkap dan memenuhi syarat untuk melaju ke tahapan selanjutnya.

​Dalam keterangannya usai pendaftaran, sosok yang akrab disapa Kang Ibnu ini menegaskan bahwa pencalonannya murni didasari niat tulus untuk mengabdi dan berkontribusi langsung dalam memajukan desa kelahirannya.

​”Pencalonan ini semata-mata ikhlas untuk ikut serta dalam pembangunan di desa kami,” ujar Kang Ibnu.

​Guna mewujudkan tekad tersebut, Kang Ibnu membawa visi utama yakni “Terwujudnya Desa Tambakjati yang Maju, Mandiri, Sejahtera, dan Berkeadilan.” Visi tersebut ditopang oleh empat pilar misi strategis:

​Peningkatan Pelayanan Publik: Mewujudkan kualitas pelayanan masyarakat yang cepat, transparan, dan akuntabel.

​Pembangunan Merata: Mendorong pemerataan dan keberlanjutan infrastruktur serta pembangunan desa.

​Pemberdayaan Ekonomi: Mengembangkan perekonomian masyarakat berbasis potensi lokal desa.

​Ketrutamaan Sosial: Menjaga stabilitas keamanan, kerukunan, serta menggiatkan kembali budaya gotong royong warga.

​Kang Ibnu menegaskan, jika dipercaya oleh masyarakat untuk memimpin Desa Tambakjati, seluruh program visi dan misi tersebut tidak hanya menjadi janji kampanye, melainkan dasar dalam pengambilan keputusan.

​”Jika saya terpilih menjadi Kepala Desa Tambakjati, maka seluruh visi dan misi ini akan menjadi pondasi utama dalam setiap pengambilan kebijakan pemerintahan desa,” pungkasnya.