KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Kemabruran haji tidak berhenti ketika jamaah kembali dari Tanah Suci. Nilai-nilai ibadah haji justru diharapkan terus hidup melalui kepedulian sosial, keteladanan, persaudaraan dan pengabdian kepada masyarakat.
Pesan tersebut menjadi semangat utama dalam Pelantikan Pengurus Daerah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) dan Majelis Taklim Perempuan (MTP) IPHI Kabupaten Ciamis Periode 2026–2031, yang dirangkaikan dengan Tasyakur HUT ke-81 Republik Indonesia, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Milad ke-51 Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Kegiatan berlangsung di Gedung K.H. Irfan Hielmy Islamic Centre Kabupaten Ciamis, Rabu (19/08/2026), dengan dihadiri langsung Bupati Ciamis, H. Herdiat Sunarya, unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, Kementerian Agama, MUI, organisasi kemasyarakatan Islam, pimpinan pondok pesantren, alim ulama, tokoh agama, tokoh perempuan dan tokoh masyarakat.
Momentum tersebut mengusung tema “Perkuat Peran dan Fungsi Organisasi IPHI untuk Mewujudkan Haji Mabrur Sepanjang Hayat.” Tema ini sekaligus menegaskan arah kepengurusan IPHI yang baru agar mampu menerjemahkan nilai-nilai kemabruran haji menjadi gerakan nyata di tengah masyarakat.
Berdasarkan laporan panitia, sebanyak 63 orang Pengurus Daerah IPHI Kabupaten Ciamis dan 23 orang Pengurus Majelis Taklim Perempuan IPHI Kabupaten Ciamis dilantik untuk masa bakti 2026–2031. Kegiatan juga dihadiri sekitar 1.200 tamu undangan, yang terdiri dari perwakilan IPHI kecamatan, jamaah Majelis Taklim Raudlatunnisa Masjid Agung Ciamis, para Kepala KUA se-Kabupaten Ciamis serta perwakilan organisasi masyarakat Islam.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya menyampaikan sambutannya
Dalam sambutannya, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa amanah kepengurusan IPHI bukan sekadar kedudukan dalam organisasi, tetapi merupakan tanggung jawab untuk melayani umat, menjaga persaudaraan para haji dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
“Amanah ini bukan sekadar kedudukan dalam organisasi, tetapi tanggung jawab untuk melayani umat, menjaga persaudaraan para haji, dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat khususnya di Kabupaten Ciamis,” ujar Bupati.
Bupati berharap kepengurusan IPHI periode 2026–2031 dapat menjadi rumah besar bagi persaudaraan, pembinaan dan pengabdian para haji. Menurutnya, peran IPHI perlu diperkuat tidak hanya pada kegiatan seremonial, tetapi melalui program yang terencana, inklusif dan menyentuh kebutuhan nyata umat.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Ciamis mendorong kepengurusan baru IPHI untuk memperkuat konsolidasi hingga tingkat kecamatan dan desa, meningkatkan pembinaan pasca-haji, serta mengembangkan kegiatan sosial dan ekonomi keumatan.
Selain itu, sinergi dengan Pemerintah Daerah, Kementerian Agama, MUI, organisasi kemasyarakatan Islam dan berbagai pemangku kepentingan lainnya juga dinilai penting agar kontribusi IPHI semakin dirasakan masyarakat.
Peran strategis juga diberikan kepada Majelis Taklim Perempuan IPHI Kabupaten Ciamis. Bupati berharap MTP IPHI tidak hanya menjadi ruang pembelajaran keagamaan, tetapi berkembang menjadi wadah penguatan keluarga dan gerakan sosial yang memberikan manfaat luas.
“Perempuan memiliki peran penting dalam menanamkan akhlak, memperkokoh ketahanan keluarga, meningkatkan literasi keagamaan, serta membangun kepedulian terhadap pendidikan, kesehatan, lingkungan dan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.
Menurut Bupati, keberadaan MTP IPHI dapat diarahkan menjadi pusat pemberdayaan yang ramah bagi seluruh generasi, sehingga kontribusi perempuan dalam pembangunan sosial dan keumatan di Kabupaten Ciamis semakin kuat.
Pelantikan yang dirangkaikan dengan Tasyakur HUT ke-81 Republik Indonesia juga menjadi momentum untuk mempertemukan nilai-nilai keagamaan dengan semangat kebangsaan.
Bupati menilai nilai-nilai yang terkandung dalam ibadah haji, seperti kesetaraan, persaudaraan, ketertiban, pengorbanan dan kepedulian, sejalan dengan semangat membangun bangsa.
Para haji diharapkan mampu menjadi perekat umat, penjaga harmoni dan penggerak gotong royong dalam pembangunan Kabupaten Ciamis.
Sementara itu, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi pengingat agar seluruh pengurus IPHI meneladani akhlak Rasulullah dalam menjalankan amanah organisasi, khususnya melalui sikap amanah, santun, adil dan penuh kasih sayang kepada sesama.
Dalam kesempatan yang sama, Milad ke-51 MUI menjadi momentum untuk semakin memperkuat sinergi ulama, umara dan umat. Pemerintah Kabupaten Ciamis memandang kolaborasi antara IPHI, MUI dan pemerintah daerah sebagai bagian penting dalam menghadirkan kemaslahatan sekaligus menjawab berbagai tantangan zaman melalui dakwah yang menyejukkan, moderat dan berorientasi pada solusi.
Menutup sambutannya, Bupati Ciamis mengajak seluruh pengurus yang baru dilantik menjadikan momentum tersebut sebagai awal pengabdian yang semakin solid, produktif dan berdampak bagi masyarakat.
“Saya percaya, dengan niat yang ikhlas, kepemimpinan yang amanah, serta kebersamaan seluruh unsur, IPHI dan Majelis Taklim Perempuan IPHI Kabupaten Ciamis akan semakin maju dan mampu mewujudkan haji mabrur sepanjang hayat,” pungkasnya.
Pelantikan ini diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni pergantian kepengurusan, tetapi menjadi titik awal penguatan peran IPHI sebagai mitra strategis pemerintah dalam membangun kehidupan keumatan, memperkokoh persaudaraan dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat Kabupaten Ciamis.