KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di aula Kantor Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut, Selasa, 11 Agustus 2026 telah di gelar acara silaturahmi PM GATRA dengan para Korcam, Ketua BPD, Ketua APDESI dan KNPI Se Garut Utara.

Hadir dalam acara tersebut Ketua Umum PM GATRA Rd. H. Holil Aksan Umarzen, Ketua Dewan Penasihat KH. Rd. Amin Muchyidien, Kabag Birotapem Setda Garut, Camat Limbangan, Camat Cibiuk, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Limbangan.

H. Deden Sopian, selaku Ketua Panitia pelaksana Kegiatan mengucapkan terimakasih atas kedatangan para Pengurus PM GATRA, Para Ketua Korcam se-Garut Utara, PLt. Camat Limbangan, Camat Cibiuk, Ketua Dewan Penasihat KH. Rd. Amin Muchyidien dan Forkopimcam Kecamatan Limbangan serta yang kami hormati Ibu Kabag Birotapem Setda Garut,” Ucapnya

Selanjutnya Deden Sopian mengutarakan maksud dan tujuan dari Pertemuan ini adalah dalam rangka menjalin silaturahmi dan membahas tentang hasil kajian UNPAD mengenai penataan ibukota Pemerintahan CDOB Kabupaten Garut Utara, semoga dari pertemuan ini bisa melahirkan kesepakatan bersama untuk penentuan Calon Ibukota Pemerintahan Kabupaten Garut Utara.”katanya.

Sementara itu Rd. H. Holil Aksan Kmaren, selaku Ketum PM GATRA dalam sambutannya mengatakan, “Sebelum memulai sambutannya memperkenalkan rengrengan pengurus PM GATRA yaitu Ade Husna, M.M.Pd Wakil Ketum Bidang Kaderisasi dan Anggota, H. Asep Basir Wakil Ketum Bidang Pemerintahan, H. Deden Sopian, SHi Wakil Ketum Bidang Infrastruktur, H. Uus Sumirah, SH Wakil Ketum Bidang Advokasi, Aep Saepudin, S.Ag Wakil Ketum Bidang Pendidikan, Sosial & Budaya, H. Taufik Hidayat, SHi Wakil Ketum Bidang Ekonomi, serta para pengurus Bidang Humas PM GATRA yang lainnya,” Ujarnya

Lanjut Ketum PM GATRA.”Untuk pembahasan hasil kajian UNPAD tentang kawasan ibukota Pemerintahan Kabupaten Garut Utara, dimana sebelumnya berdasarkan dari Musydes telah di tetapkan Cibiuk sebagai Ibukota Pemerintahan Kabupaten Garut Utara.namun karena perkembangan yang ada perlu dilakukan kajian kembali, Karena itu, PM GATRA akan mempersiapkan kajian ini secara profesional. Kita merencanakan keterlibatan LPPM Universitas Padjadjaran atau InJabar UNPAD sebagai mitra akademik/konsultan, dengan memperhatikan kompetensi dan pengalaman mereka dalam kajian pemerintahan daerah, kewilayahan dan pembangunan.

Kita berharap kajian ini dapat dilakukan dengan standar yang dapat diterima oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat maupun pemerintah pusat, sehingga hasilnya bukan sekadar dokumen internal PM GATRA. Kajian harus objektif. Tidak boleh diarahkan untuk membenarkan lokasi tertentu. Biarkan data yang berbicara, Hari ini kita sedang memulai proses untuk menemukan jawaban yang benar,” Ungkapnya

Lanjutnya Rd. Holil Aksan mengatakan, “Saya berharap dari pertemuan ini lahir kesepakatan bersama yaitu :

Pertama, melanjutkan kajian kawasan secara komprehensif. Kedua, melibatkan lembaga akademik yang kredibel.

Kedua, membuka seluruh alternatif kawasan secara objektif. Keempat, menjadikan hasil kajian LPPM Unpad tentang Cibiuk sebagai bahan penting untuk evaluasi, bukan untuk diperdebatkan secara emosional.

Ketiga, mengkaji alternatif kawasan Cibiuk, Cibatu, Limbangan secara terintegrasi. Dan keenam, menyusun konsep awal Master Plan Kawasan Ibu Kota Garut Utara yang visioner dan berjangka panjang,”ujarnya.

Lebih lanjut Ketum PM GATRA Mengutarakan, “Saya yakin, kalau kita mampu menjaga persatuan dan konsisten menggunakan pendekatan akademik, maka perjuangan Garut Utara akan semakin kuat. Data menjadi dasar. Kajian menjadi penuntun. Musyawarah menjadi pegangan. Kepentingan masyarakat menjadi tujuan. Dan akhirnya, cita-cita kita bukan hanya membentuk sebuah kabupaten baru. Kita ingin membangun Garut Utara yang maju, sejahtera, mandiri dan bermartabat,” Ungkapnya

Diakhir sambutannya Ketum PM GATRA Membacakan pantun : “Ka Limbangan ngaliwat Cibiuk, Teras ka Cibatu ningali Stasiun. Lamun kajian dilakukeun kalawan taliti tur luyu, Garut Utara bakal boga ibu kota nu jadi puseur kamajuan. Ucapnya yang dibalas tepuk tangan meriah dari para tamu undangan.

H. Budi Dermawan selaku PLt. Camat Limbangan dalam sambutannya mengharapkan agar dalam penentuan calon ibukota pemerintahan Kabupaten Garut Utara jangan saling berebut, semua pihak harus legowo, kita serahkan kepada mekanisme hasil kajian akademisi dimana layaknya Ibukota Pemerintahan Kabupaten Garut Utara, semua pihak harus menerimanya yang penting CDOB Kabupaten Garut Utara segera terwujud menjadi definitif, karena kalau melihat luas wilayah Kabupaten Garut itu sangat luas sekali, maka solusinya harus segera di mekarkan, luasnya hampir sama dengan 6 kali luas Jakarta, Kabupaten Garut dari ujung talegong sampai malangbong sangat jauh dan memakan waktu perjalanan yang panjang/lama, maka kami sangat mendukung adanya pemekaran Kabupaten Garut, ada DOB Garut Utara dan DOB Garut Selatan. Kalau ini terwujud akan banyak manfaat yang bisa dirasakan oleh seluruh warga masyarakat yang ada di Garut Utara.” Ucapnya.

Sementara itu KH. Rd. Amin Muchyidien selaku Ketua Dewan Penasihat PM GATRA mengatakan, “betul sekali kalau ingin maju dan berkembang Kabupaten Garut dan rakyatnya sejahtera, jalannya mulus, Pemekaran menjadi solusinya, CDOB Kabupaten Garut Utara harus terwujud karena dulunya Kabupaten Garut berawal dari Limbangan, moal aya Kabupaten Garut anu ayena, lamun eweuh Limbangan, jadi saatnya Garut Utara Mapag Uga, Limbangan Ngadaun Ngora.” Ujarnya.

Selesai acara resmi dilanjutkan dengan pemaparan rencana dan persiapan apa saja yang harus di lakukan oleh PM GATRA serta menampung aspirasi dari para Korcam, Ketua APDESI, BPD dan KNPI mengenai konsep, master plan, RTRW, RDTR untuk Kawasan Ibukota Pemerintahan Kabupaten Garut Utara yang di pimpin oleh H. Dede Salahudin, H. Deden Sopian dan H. Uus Sumirat.