Reporter: Dede Irwan

KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Filosofi Unik Kahmi Ciamis Perkuat Kontribusi Pembangunan Daerah Melalui Aksi Nyata. Pelantikan Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam Kabupaten Ciamis menjadi momentum strategis bagi konsolidasi organisasi.

Melalui kepengurusan baru ini, KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah demi mewujudkan visi kesejahteraan yang inklusif.

Momen pelantikan ini sengaja digelar di Aula Wretikandayun Pusat Kebudayaan Karangkamulyan pada hari Minggu (19/7/2026). Agenda pergantian kepengurusan tersebut tidak hanya dipandang sebagai prosesi formalitas organisasi tahunan semata.

Lebih dari itu, pelantikan menjadi titik pijak utama untuk memperkokoh internal organisasi. Langkah ini juga menyatukan seluruh kompetensi kader potensial yang tersebar.

Dalam perhelatan kali ini, panitia secara khusus mengusung tema filosofis yang sangat sarat makna. Mereka memilih jargon bahasa Sunda luhur yaitu ‘Ka Handap Akaran, Ka Luhur Sirungan’.

Melalui tema tersebut, organisasi menegaskan komitmen untuk selalu memegang teguh nilai dasar. Mereka bertekad menjaga konsistensi perjuangan orisinil di tengah modernitas.

Menjaga Filosofi Perjuangan Alumni HMI
Koordinator Presidium MD KAHMI Ciamis terpilih, David Firdaus, memaparkan secara mendalam makna filosofis tersebut. Menurutnya, falsafah Sunda itu harus bertransformasi menjadi spirit penggerak utama pengurus.

Gerakan inovasi harus lahir dari akar nilai yang kuat dan kokoh. Hal ini agar langkah nyata KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah berjalan optimal.

“Nilai-nilai itu tidak lepas dari konteks keislaman, keilmuan, dan pengabdian luhur,” ujar David. Warisan pemikiran Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) harus tetap diimplementasikan secara nyata.

Sebagai bentuk ejawantah visi tersebut, pengurus juga menyelenggarakan program pameran khusus bertajuk Gelar Juang. Agenda pendukung ini dirancang untuk memperlihatkan rekam jejak pengabdian alumni.

Melalui ruang pameran Gelar Juang, berbagai potensi strategis diperkenalkan kepada publik Ciamis. Ragam bisnis dipresentasikan mulai dari sektor ekonomi kreatif hingga lembaga pendidikan.

Semua lini usaha tersebut mencerminkan diversifikasi profesi yang ditekuni para mantan aktivis. Keahlian ini menjadi modal besar agar KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah.

KAHMI Ciamis Perkuat Kontribusi Pembangunan Daerah Lewat Sinergi
Oleh karena itu, wadah kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses transfer pengetahuan. Kesamaan latar belakang ideologis dipandang sebagai kekuatan sosial untuk menggerakkan ekonomi umat.

David Firdaus menekankan bahwa seluruh inisiatif nyata tersebut menjadi bukti autentik kaderisasi. Sumber daya manusia yang mumpuni terbukti mampu berkontribusi aktif secara adaptif.

Namun, ia secara jujur mengakui bahwa setiap gerakan pembaruan membutuhkan waktu proses. Pembaruan yang konsisten memerlukan waktu yang tidak instan untuk hasil optimal.

Oleh sebab itu, sinergi yang kokoh antarlini menjadi kunci utama keberlanjutan organisasi. Kerja sama internal yang solid akan memperkuat implementasi program kerja berkala.

Melalui konsolidasi yang matang, visi di mana KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah tercapai. Manfaat gerakan secara bertahap dapat dirasakan langsung oleh masyarakat bawah.

Pandangan senada turut diutarakan oleh Koordinator Presidium periode sebelumnya, Budi Kurnia. Budi menyoroti urgensi implementasi Nilai Dasar Perjuangan (NDP) dalam setiap melangkah.

Doktrin ideologis tersebut dinilai wajib mendasari karakter spiritual setiap alumni saat bergerak. Hal ini agar gerakan KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah tetap terarah.

Sementara itu, perwakilan dari tingkat wilayah, Presidium MW KAHMI Jawa Barat, Dodi Sutiawan, mengingatkan kewajiban mendasar. Alumni memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan keberlangsungan kaderisasi HMI.

Menurut Dodi, organisasi harus jeli dalam mendistribusikan kader-kader terbaik ke pos strategis. Pemikiran yang progresif sangat dibutuhkan baik di birokrasi maupun swasta.

“Kami mengajak seluruh jajaran KAHMI untuk terus memperkuat kolaborasi aktif,” tutur Dodi. Kemitraan setara dengan pemangku kebijakan akan mempercepat akselerasi pembangunan daerah.

Melalui pola kemitraan strategis, gerakan KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah menyasar sektor sosial. Langkah taktis ini menjadi komitmen bersama seluruh pengurus wilayah.

Pernyataan tersebut mendapat sambutan hangat dari pihak pemerintah daerah Tatar Galuh Ciamis. Bupati Ciamis yang diwakili Sekretaris Daerah, Andang Firman Triyadi, menyampaikan apresiasi.

Pemerintah daerah berharap agar para cendekiawan muslim ini mampu menancapkan akar pengaruh. Kehadiran figur intelektual sangat dibutuhkan untuk menjadi pembawa harapan masyarakat.

Sinergi yang solid antara birokrasi dan akademisi menjadi modal kemajuan masa depan. Kekayaan latar belakang keilmuan alumni dipandang sebagai aset berharga bagi daerah.

Dengan melimpahnya SDM profesional, pemkab optimis KAHMI Ciamis perkuat kontribusi pembangunan daerah. Kontribusi tersebut diwujudkan melalui pemberian masukan solutif berbasis data empiris.

Sinergi taktis ini diharapkan terus terjalin secara konsisten pada masa mendatang. Kolaborasi berkelanjutan menjadi kunci utama dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah.”Pungkasnya.

Sumber Berita: