Reporter: Dede Irwan
KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam rangka Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Klinik Al-Amin Ciamis kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan santunan anak yatim yang digelar di GOR Kelurahan Maleber, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu minggu lalu (27/6/2026).
Dalam kegiatan bertajuk “Santunan dan Berbagi Kebahagiaan” tersebut, sebanyak 102 anak yatim menerima bantuan berupa paket beras serta santunan uang tunai yang diberikan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai kebersamaan, mempererat tali silaturahmi, sekaligus menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dalam menyambut datangnya tahun baru Islam.
Acara berlangsung meriah dan dihadiri berbagai unsur penting, mulai dari perwakilan DPR RI, anggota DPRD, perangkat Kelurahan Maleber, hingga ratusan warga yang turut hadir memeriahkan rangkaian peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Saat di konfirmasi lewat seluler pada senin 29/6/2026. Owner Klinik Al-Amin Ciamis Apt Dinna Windiasari menyampaikan, bahwa keterlibatan dalam kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan kesehatan, tetapi juga melalui aksi nyata kepedulian sosial.
“Kami berharap santunan ini dapat memberikan manfaat, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim, serta menjadi keberkahan bagi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujar perwakilan Klinik Al-Amin.
Suasana kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Warga Kelurahan Maleber menyambut baik kegiatan santunan tersebut sebagai bentuk nyata solidaritas sosial sekaligus momentum memperkuat nilai-nilai kepedulian dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui semangat berbagi di momen Tahun Baru Islam, Klinik Al-Amin berharap kegiatan sosial seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menebarkan manfaat bagi sesama.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa peringatan tahun baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender Islam, tetapi juga momentum untuk memperkuat empati, meningkatkan kepedulian, dan mempererat persaudaraan di tengah masyarakat.”Pungkasnya.