Reporter : T.Abdul Fattah
KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Program Makan Bergizi Gratis atau MBG di Kecamatan Kadungora Kabupaten Garut, mengalami kendala, sejumlah SPPG untuk sementara menghentikan operasionalnya diduga akibat belum tersalurkannya anggaran dari Badan Gizi Nasional (BGN).
Suasana sepi terlihat di salah satu dapur SPPG yang di kelola oleh Yayasan Pendidikan Junudurrahman yang ada di Desa Karangmulya Kadungora Garut.
Tidak ada aktivitas pengolahan maupun distribusi makanan seperti yang biasanya di lakukan setiap hari, penghentian operasional ini terjadi diduga karena anggaran dari Badan Gizi Nasional atau BGN belum dapat di cairkan.
Akibat Kondisi Tersebut, Para siswa di sejumlah sekolah, termasuk SDN 4 Mandalasari untuk sementara waktu tidak mendapatkan makan bergizi gratis.
Berdasarkan informasi dari Camat Kadungora Muhamad Badar Hamid, sedikitnya enam dapur SPPG mengalami kendala operasional akibat masalah anggaran.
“Saya mendapatkan informasi dari Kapokcam SPPG bahwa memang ada beberapa SPPG yang tidak bisa beroperasi karena terkendala diduga anggaran yang belum tersalurkan dari pihak BGN, kurang lebih ada enam SPPG yang terkendala dan kami berharap hal ini segera terselesaikan agar pelayanan kepada masyarakat dapat kembali normal”, tuturnya. Senin (08/06/26)
Badar juga menjelaskan jika dirinya belum menerima kabar akan ada pengalihan penerima manfaat ke dapur SPPG lain yang masih beroperasi. Pasalnya, proses pengalihan memerlukan pengaturan distribusi dan perencanaan yang matang.
“Saat penerima manfaat bersabar saja dulu sambil menunggu kepastian penyelesaian masalah tersebut hingga layanan berjalan kembali”, pungkasnya.