KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan mengajar. Kondisi psikologis dan kesehatan mental seorang guru juga menjadi faktor penting dalam membentuk karakter serta perkembangan anak.

Hal tersebut menjadi perhatian Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Ciamis melalui kegiatan pembekalan parenting yang digelar dalam rangka memperingati Milad IGRA. Kegiatan berlangsung di Sekretariat IGRA Kabupaten Ciamis, Selasa (3/11/2026).

Dalam kesempatan tersebut, IGRA menghadirkan Dede Sundara dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya sebagai narasumber untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kesehatan mental dan mengelola emosi bagi tenaga pendidik.

Dalam pemaparannya, Dede mengingatkan bahwa guru bukan sekadar menyampaikan materi pembelajaran, tetapi juga menjadi figur yang perilaku dan sikapnya akan ditiru oleh anak-anak.

Karena itu, seorang pendidik perlu terlebih dahulu membangun kondisi mental yang sehat, mampu mengendalikan emosi, serta menciptakan suasana positif sebelum membimbing peserta didik.

Ia juga mengajak para guru untuk lebih mengenali kondisi diri, melakukan evaluasi terhadap sikap dan perilaku, serta terus memperbaiki kualitas pribadi agar dapat memberikan pengasuhan dan pendidikan yang lebih baik.

Menurutnya, kesehatan mental guru memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan psikologis anak. Lingkungan pendidikan yang positif akan lebih mudah terwujud apabila para pendidiknya mampu memberikan keteladanan yang baik.

Ketua IGRA Kabupaten Ciamis, Elis Fitriah Mukaromah, S.Pd., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu langkah untuk meningkatkan kapasitas guru RA secara menyeluruh.

Ia menilai, profesionalisme seorang guru tidak hanya diukur dari kemampuan akademis maupun keterampilan mengajar, tetapi juga dari kesiapan mental dan kematangan emosional dalam menghadapi berbagai karakter anak.

Elis menegaskan, guru harus mampu menjadi contoh yang baik karena setiap perkataan, tindakan, dan kebiasaan pendidik berpotensi menjadi bagian dari proses pembentukan karakter peserta didik. Hal itu selaras dengan semangat IGRA melalui slogan “Guru Hebat, Generasi Kuat.”

Menurutnya, kekuatan seorang pendidik harus dibangun dari dalam diri, termasuk kemampuan menjaga kesehatan mental agar tidak membawa persoalan emosional ke dalam lingkungan belajar.

Ia berharap para guru semakin memahami pentingnya merawat kesehatan diri, baik secara fisik maupun psikologis, sehingga mampu menjalankan tanggung jawab pendidikan dengan penuh kesabaran dan kebahagiaan.

Melalui kegiatan parenting ini, IGRA Kabupaten Ciamis berharap lahir para pendidik RA yang tidak hanya kompeten dalam mengajar, tetapi juga memiliki mental tangguh, kepribadian positif, serta mampu menciptakan suasana belajar yang aman dan menyenangkan.

Dengan demikian, upaya membentuk generasi yang berkualitas dapat dimulai dari guru yang sehat, bahagia, dan siap menjadi teladan bagi anak-anak sejak usia dini.”Tutupnya.

#IGRACiamis #MiladIGRA #GuruRA #ParentingGuru #KesehatanMental #GuruHebatGenerasiKuat #PendidikanAnakUsiaDini #PendidikanIslam #GuruBahagia #Ciamis #FokusPriangan #FokusprianganID