KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID — Sebanyak 63 prajurit Kodim 0612/Tasikmalaya resmi menerima kenaikan pangkat periode 1 Oktober 2026. Kenaikan pangkat tersebut menjadi momentum penting bagi para prajurit untuk meningkatkan kualitas pengabdian sekaligus memperkuat tanggung jawab dalam menjalankan tugas.

Dari 63 personel yang memperoleh kenaikan pangkat, sebanyak 52 orang merupakan Bintara dan 11 orang lainnya Tamtama.

Prosesi kenaikan pangkat ditandai melalui Laporan Korps Kenaikan Pangkat yang berlangsung di Lapangan Upacara Makodim 0612/Tasikmalaya, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan dipimpin Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya Letkol Czi M. Imvan Ibrahim, S.Sos., M.Han., dan diikuti Kasdim, para Danramil, Perwira Staf, Bintara, Tamtama, PNS Kodim 0612/Tasikmalaya serta pengurus Persit KCK Cabang XXIII.

Suasana berlangsung khidmat saat para prajurit menjalani prosesi pelepasan tanda pangkat lama dan pemasangan tanda pangkat baru. Prosesi tersebut menjadi simbol perubahan tanggung jawab yang harus diiringi dengan peningkatan kualitas diri dan profesionalisme.

Dalam amanatnya, Dandim 0612/Tasikmalaya menyampaikan bahwa kenaikan pangkat merupakan bentuk penghargaan atas proses pembinaan dan pengabdian prajurit. Namun, kenaikan pangkat juga membawa konsekuensi berupa meningkatnya tuntutan terhadap kemampuan dan tanggung jawab.

Kenaikan pangkat, kata dia, tidak semata-mata ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi melalui berbagai proses pembinaan yang mencakup prestasi, dedikasi, loyalitas, kondisi fisik serta pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Karena itu, para prajurit yang memperoleh kenaikan pangkat diharapkan tidak berhenti meningkatkan kemampuan. Mereka dituntut terus belajar dan berlatih agar mampu mengikuti perkembangan situasi serta menjawab tantangan tugas yang semakin dinamis.

Selain kemampuan teknis dan profesionalisme, prajurit yang bertugas di wilayah juga dituntut memiliki kepedulian terhadap kondisi masyarakat.
Kemampuan membangun komunikasi, menjaga hubungan baik dengan masyarakat, menjadi teladan serta ikut mendorong berbagai kegiatan kewilayahan menjadi bagian penting dari pelaksanaan tugas.

Kenaikan pangkat pun diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi prajurit dan keluarga, tetapi juga menjadi motivasi untuk memberikan pengabdian yang lebih baik kepada satuan dan masyarakat.

Setelah seluruh rangkaian prosesi selesai, kegiatan ditutup dengan laporan, penghormatan pasukan dan doa. Acara kemudian dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada 63 personel yang menerima kenaikan pangkat.

Momentum 1 Oktober 2026 tersebut menjadi pengingat bahwa kenaikan pangkat bukan hanya tentang bertambahnya tanda di pundak. Di balik pangkat yang lebih tinggi terdapat amanah, tanggung jawab dan tuntutan untuk memberikan pengabdian yang semakin baik bagi bangsa dan negara.