KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis kembali menggelar kegiatan pengajian rutin bulanan bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) bertempat di Aula Gedung PKK Kabupaten Ciamis, pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai momen ‘ngecas’ keimanan di tengah rutinitas.

​Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Ciamis, Anwar Solahudin, dalam laporannya menyebutkan bahwa acara ini dihadiri sekitar 200 undangan. Pesertanya terdiri dari para Kepala Perangkat Daerah, pejabat eselon III, dan perwakilan staf dari masing-masing instansi.

​”Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk merawat keimanan dan meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT, sekaligus mempererat silaturahmi di lingkup ASN Pemkab Ciamis,” ujar Anwar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi menyampaikan sambutannya

​Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Ciamis, Andang Firman Triyadi, yang hadir membuka acara, memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia mengibaratkan pengajian sebagai fasilitas penting untuk menjaga kestabilan iman yang kerap naik turun.

​”Melakukan kebaikan itu bisa susah, bisa juga gampang, sangat tergantung pada niat dan tekad. Memang berat untuk sekadar melangkahkan kaki memulai kebaikan, makanya kita butuh forum seperti ini untuk saling mengingatkan. Terima kasih untuk yang sudah hadir, semangat ini jangan sampai padam,” tutur Sekda Andang.

​Sekda Andang juga menyoroti betapa cepatnya waktu berlalu karena tingginya mobilitas kerja saat ini. Ia mengingatkan agar para ASN tidak terjebak dalam rutinitas duniawi semata.

​”Kita hidup dalam relativitas, bergerak cepat, sampai-sampai 6 jam saja terasa sebentar karena kita terlalu menikmati urusan dunia. Makanya, nilai bekerja itu jangan sekadar rutinitas biasa, harus eksponensial” pesannya.

​Sekda Andang menambahkan sebuah perumpamaan menarik bahwa orang yang diam akan cenderung terus diam, sedangkan yang bergerak akan terus bergerak. “Kalau sudah rutin berbuat baik, jangan berhenti agar hidup kita terus berkah,” tegasnya.

​Puncak acara diisi dengan siraman rohani dari Ustaz Kikin Mutaqin, yang mengusung tema Mengubah Rutinitas Kerja Menjadi Penghapus Dosa.

​Dalam tausiyahnya, Ustaz Kikin menjelaskan bahwa sumber rezeki manusia terbagi menjadi tiga jalur: dari sifat Rohmaniah (kasih sayang) Allah, dari ikhtiar bekerja, serta dari iman dan taqwa yang seringkali mendatangkan rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka.

​”Intinya ada sifat Rohmaniah dari Allah, dan ada Rohimiah yang harus muncul dari usaha kita. Istiqomah dalam ibadah, Insyaallah akan membukakan pintu kebaikan lainnya,” jelas Ustaz Kikin.

​Ustaz Kikin membagikan tiga kunci utama agar lelah bekerja tidak sia-sia dan justru bernilai penghapus dosa. Yang pertama adalah Perbaiki niat untuk ibadah, kedua adalah jangan berhenti bersedekah, dan ketiga tanamkan Muraqabah, yaitu selalu merasa diawasi. Sifat ini akan secara otomatis meningkatkan kualitas Ihsan dalam melakukan pejerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih dari itu, semangat ibadah diharapkan dapat terbentuk melalui integritas yang tinggi, sikap ramah, serta dedikasi untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima dan membawa manfaat nyata bagi seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Ciamis.”Pungkasnya.