SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, resmi melepas para peserta jalan santai Sumedang Walkers di Bumi Cafe pada Sabtu pagi (9/5/2026). Dalam sambutannya, Bupati mengajak seluruh peserta untuk senantiasa mensyukuri nikmat sehat yang diberikan oleh Allah SWT dengan menggunakannya untuk hal-hal positif, salah satunya melalui olahraga jalan kaki.
“Pagi ini kita masih diberikan nikmat sehat, nikmat masih bisa bernapas, nikmat masih bisa melangkah. Untuk itu patut kita syukuri. InsyaAllah Allah akan menambah nikmat pada kita semua,” ujar Bupati Dony sebelum melepas rombongan peserta.
Menurut Bupati Dony, menjaga kebugaran tubuh merupakan salah satu wujud nyata dari rasa syukur. Dengan kondisi fisik yang prima, masyarakat dapat tetap aktif dan produktif dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Ia juga berpesan agar setiap aktivitas yang dilakukan, termasuk jalan kaki, selalu didasari dengan niat beribadah agar bernilai pahala.
Selain sebagai sarana menjaga kesehatan, Bupati Dony menekankan pentingnya menjadikan kegiatan Sumedang Walkers ini sebagai ajang mempererat tali silaturahmi.
“Dengan silaturahmi ini, menurut keterangan dalam sebuah hadis, akan dipanjangkan umurnya dan dilapangkan rezekinya. Jadi niatnya pertama ibadah, kedua niat silaturahmi, dan ketiga niatnya sehat produktif, dan mudah-mudahan kita bahagia,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Bupati Dony mengingatkan bahwa kebahagiaan sejati bersumber dari pikiran, hati, dan rasa syukur yang ada di dalam diri sendiri. Ia mengajak komunitas Sumedang Walkers untuk melepaskan segala kesedihan maupun kekecewaan masa lalu guna menatap masa depan dengan optimistis.
“Mari bersama Sumedang Walkers kita bahagia semuanya. Kita jadikan kegiatan ini sarana untuk menambah kebahagiaan kita, saling mendekatkan, saling berbagi, saling suport, saling mendukung, dan memajukan,” pungkasnya.
Agenda jalan santai kali ini menempuh rute sepanjang 4 kilometer. Para peserta bergerak melintasi kawasan Gunungpuyuh, Toga, Parigi, Singaparna, dan kembali menyelesaikan perjalanan di titik finis Bumi Cafe.