JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Setelah vakum selama sembilan tahun untuk fokus kepada keluarga serta membangun bisnis Wedding Organizer (WO), kini Eva Fitriyah kembali menapaki dunia musik.

Penyanyi kelahiran Jepara yang besar di Jakarta ini memulai comeback pada Agustus 2024 melalui berbagai panggung live.

Perjalanan tersebut berlanjut dengan dirilisnya single perdana pada Maret 2025. Kini, Eva tengah mempersiapkan single keduanya yang diharapkan semakin memperkuat eksistensinya di industri musik.

Bakat Eva telah terlihat sejak kecil ketika dirinya bernyanyi dari panggung ke panggung hingga di percaya menjadi penyanyi cilik di kawasan Ancol, Ia juga pernah meraih Juara 2 Diklat Vokal TMII.

Karakter vokalnya yang bulat, tebal, powerful, dan memiliki vibrasi khas menjadi salah satu kekuatannya saat tampil.

Dengan gaya panggung yang unik dan enerjik, Eva kerap sukses menghidupkan suasana di berbagai acara di Jabodetabek.

Kualitas vokalnya juga pernah mendapat kepercayaan untuk membawakan jingle resmi Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta di bawah naungan Kementerian Hukum RI.

Bagi pelantun lagu Ramadan “Tak Puasa” ini, keputusan kembali bernyanyi menyimpan cerita yang magis. Setelah sempat berniat berhenti total dari dunia tarik suara demi fokus pada bisnis WO dan keluarga, takdir membawanya ke sebuah titik balik yang tak terduga.

Di tengah rasa duka yang mendalam akibat kehilangan adik tercintanya, sebuah peristiwa aneh terjadi. Berawal dari ketidaksengajaan mengirimkan sebuah rekaman video, sosok yang sama sekali tidak dikenal justru hadir dan mengajaknya untuk kembali masuk ke dapur rekaman.

Peristiwa misterius itulah yang akhirnya menuntun Eva pulang ke rumah aslinya: panggung musik. “Hidup saya sempat diputar-putar oleh berbagai keadaan, tapi pada akhirnya ujung perjalanan selalu mengembalikan saya ke atas panggung,” ungkap Eva mengenang momen spiritual tersebut.

Melalui single kedua yang tengah dipersiapkan, Eva ingin menegaskan bahwa comeback-nya bukan untuk mencari validasi, melainkan karena kecintaan murni terhadap musik.

Baginya, kembali bernyanyi kini menjadi ruang untuk menemukan kedamaian, kebahagiaan, dan kepuasan batin. Lebih dari itu, setiap nada yang ia lantunkan kini menjadi medium yang jujur untuk merilis seluruh emosi, melepaskan beban masa lalu, dan merayakan babak baru dalam hidupnya.