JAKARTA FOKUSPRIANGAN.ID – Princess Natasha Dematra menerima Mother Teresa Award yang dianugerahkan oleh Yayasan Peduli Anak Indonesia sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kontribusinya dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, kemanusiaan, serta pemberdayaan generasi muda.
Mother Teresa merupakan tokoh kemanusiaan dunia sekaligus penerima Hadiah Nobel Perdamaian yang dikenal atas pengabdiannya kepada kaum miskin dan mereka yang membutuhkan. Mother Teresa Award diberikan sebagai bentuk penghormatan kepada individu yang dinilai memiliki kontribusi dalam mempromosikan nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan pelayanan kepada masyarakat.
Penghargaan tersebut diserahkan secara langsung oleh BRAy Erna Santoso, Ketua Yayasan Peduli Anak Indonesia. Princess Natasha Dematra, yang juga pernah menerima nominasi Nobel Peace Prize, memperoleh penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam membangun berbagai inisiatif perdamaian, memperkuat dialog lintas agama, mengembangkan kegiatan kemanusiaan, serta menginspirasi generasi muda untuk membawa perubahan positif bagi masyarakat.
Princess Natasha Dematra merupakan putri dari mendiang Prince Dr. Damien Dematra, tokoh perdamaian yang dikenal sebagai Pangeran Perdamaian. Mengikuti jejak sang ayah, ia mendedikasikan dirinya untuk mempromosikan perdamaian, toleransi, kemanusiaan, serta pemberdayaan generasi muda melalui berbagai inisiatif di tingkat nasional maupun internasional.
Sebagai Executive Director Visions of Peace Initiative, Princess Natasha Dematra memimpin berbagai program nasional dan internasional, di antaranya Golden Rule Interfaith Youth Conference, Peace20, National Tolerance Week, Culture of Peace Movement, Nusantara Peace Day, serta berbagai program pendidikan dan kemanusiaan yang melibatkan generasi muda, tokoh lintas agama, pemerintah, organisasi internasional, akademisi, dan masyarakat sipil.
Melalui berbagai program yang diinisiasikannya, Princess Natasha Dematra telah menginspirasi jutaan generasi muda untuk mempromosikan toleransi, perdamaian, dan saling menghormati melalui seni, pendidikan, dialog lintas agama, serta berbagai kegiatan kemanusiaan. Berbagai inisiatif tersebut telah melibatkan pemerintah, organisasi internasional, tokoh lintas agama, akademisi, komunitas, dan masyarakat sipil di tingkat nasional maupun internasional.
Atas kontribusinya dalam bidang perdamaian dan kemanusiaan, Princess Natasha Dematra telah menerima lebih dari 300 penghargaan nasional dan internasional di bidang perdamaian, kemanusiaan, seni, kepemimpinan, dan pemberdayaan generasi muda.
Dalam sambutannya, BRAy Erna Santoso menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Princess Natasha Dematra dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, kemanusiaan, dan perdamaian melalui berbagai karya serta inisiatif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Menanggapi penghargaan tersebut, Princess Natasha Dematra menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya agar penghargaan tersebut menjadi semangat untuk terus berkarya bagi perdamaian dan kemanusiaan.
“Saya merasa bersyukur dan terhormat menerima penghargaan ini. Bagi saya, penghargaan ini menjadi semangat untuk terus melakukan sesuatu yang berarti bagi perdamaian dan kemanusiaan. Saya percaya sekecil apa pun yang kita lakukan dengan niat baik, kita bisa membawa perubahan dan membuat dunia menjadi lebih baik,” ujar Princess Natasha Dematra.
Bagi Princess Natasha Dematra, penghargaan ini bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan motivasi untuk terus mengembangkan berbagai inisiatif yang mendorong terciptanya masyarakat yang lebih damai, toleran, dan penuh rasa kemanusiaan. Ia berkomitmen untuk terus memperkuat dialog lintas agama, mengembangkan kegiatan kemanusiaan, serta membuka lebih banyak ruang bagi generasi muda untuk terlibat dalam membangun perdamaian.
Melalui penghargaan ini, Princess Natasha Dematra berharap semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk mengambil bagian dalam menciptakan perubahan positif dan menjadikan toleransi, perdamaian, serta kemanusiaan sebagai nilai yang diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.