Reporter : Damy

โ€Œ๐Ÿ‡ธโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡บโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ฒโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ชโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ฉโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ฆโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ณโ€Œโ€Œ๐Ÿ‡ฌโ€Œ |FOKUSPRIANGAN.ID – Transformasi pendidikan di era digital membutuhkan kolaborasi, inovasi, dan kesiapan sumber daya manusia untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman. Semangat itulah yang menjadi pesan utama dalam kegiatan pelepasan peserta Program Alumni Pejuang Digital Kabupaten Sumedang yang dilakukan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila di Pendopo PPS Kabupaten Sumedang, Selasa (23/06/2026).

Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian para Alumni Pejuang Digital yang selama tiga bulan terakhir telah terjun langsung mendampingi sekolah-sekolah di Kabupaten Sumedang dalam memperkuat transformasi pendidikan berbasis teknologi. Kehadiran mereka tidak hanya membawa pemanfaatan teknologi ke ruang-ruang belajar, tetapi juga membantu membangun budaya pendidikan yang lebih inovatif, kolaboratif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Dalam sambutannya, Wabup Fajar menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan atas dukungan yang diberikan kepada Kabupaten Sumedang dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, khususnya para tenaga pendidik. Menurutnya, perkembangan teknologi yang begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus bergerak dan beradaptasi agar tidak tertinggal oleh perubahan.

โ€œKetika waktu berubah, orang juga berubah. Zaman sekarang perkembangan begitu cepat, setiap generasi memiliki cara belajar yang berbeda. Karena itu, penting bagi kita untuk terus mengikuti arah perkembangan zaman,โ€ ungkapnya.

Fajar menegaskan bahwa transformasi digital dalam dunia pendidikan bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan yang harus direspons secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan pendidikan. Kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi menjadi kunci dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, menarik, dan mampu menjawab tantangan masa depan.

Selama tiga bulan pelaksanaan program, para Alumni Pejuang Digital telah mengabdikan diri di 48 sekolah yang tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Sumedang. Melalui berbagai pendampingan yang dilakukan, mereka turut meningkatkan literasi digital, mendorong pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta memperkuat kapasitas guru dan tenaga kependidikan dalam menghadapi era transformasi digital.

โ€œAtas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang, kami mengucapkan terima kasih atas seluruh dedikasi, tenaga, pikiran, dan waktu yang telah dicurahkan. Apa yang dilakukan para Alumni Pejuang Digital merupakan bentuk pengabdian nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang,โ€ ujar Fajar.

Lebih lanjut, ia berharap semangat kolaborasi yang telah terbangun selama program berlangsung dapat terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, keberhasilan pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah semata, tetapi memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk generasi muda yang memiliki semangat untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Kemendikdasmen, Maโ€™ruf, S.Kom., memberikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dinilai serius dalam mendukung transformasi pendidikan berbasis digital. Ia menilai Sumedang menjadi salah satu daerah yang berhasil membangun ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Menurutnya, Program Alumni Pejuang Digital bukan sekadar menghadirkan pendampingan teknologi di sekolah, melainkan sebuah gerakan untuk membangun budaya belajar yang lebih inovatif, kreatif, dan kolaboratif. Keberhasilan program tersebut menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, sekolah, dan para pegiat pendidikan dalam menciptakan perubahan positif di dunia pendidikan.

Ia pun berharap berbagai praktik baik yang telah terbangun selama program berlangsung dapat terus dilanjutkan dan menjadi gerakan bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan. Sebab, keberhasilan transformasi pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga oleh kemauan seluruh pihak untuk terus belajar, beradaptasi, dan berkolaborasi.

Melalui Program Alumni Pejuang Digital, Kabupaten Sumedang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan generasi yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan masa depan. Langkah ini menjadi bagian penting dalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing, sekaligus menjadikan Sumedang sebagai salah satu daerah percontohan dalam pengembangan pendidikan digital di Indonesia.”Pungkasnya.