Reporter : Damy
โ๐ธโโ๐บโโ๐ฒโโ๐ชโโ๐ฉโโ๐ฆโโ๐ณโโ๐ฌโ |FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus berupaya memperkuat kemandirian fiskal daerah dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari berbagai sektor strategis. Komitmen tersebut ditegaskan Wakil Bupati Sumedang H. Fajar Aldila usai mengikuti Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Sumedang dalam rangka Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Penjelasan Bupati mengenai Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (P2APBD) Tahun Anggaran 2025, yang berlangsung di Gedung DPRD Sumedang, Selasa (23/6/2026).
Menurut Wabup Fajar, hingga saat ini pemerintah daerah memang masih mendapat dukungan besar dari dana transfer pemerintah pusat. Namun demikian, Pemkab Sumedang tidak ingin terus bergantung pada sumber pendanaan tersebut dan berkomitmen meningkatkan kapasitas fiskal daerah melalui optimalisasi berbagai potensi yang dimiliki.
“Bagaimana ke depannya kita bisa meningkatkan fiskal pendapatan di Kabupaten Sumedang. Walaupun sampai saat ini kita masih berpangku pada dana alokasi transfer pusat, namun Pemda Sumedang terus menggenjot PAD agar terus meningkat, baik dari sektor Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT), sektor pariwisata, maupun pemanfaatan aset-aset daerah yang berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan PAD,” ujar Fajar.
Ia menjelaskan, peningkatan PAD menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah karena akan memberikan ruang yang lebih luas dalam membiayai pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat. Dengan kemampuan fiskal yang semakin kuat, berbagai program pembangunan dapat dilaksanakan secara lebih optimal tanpa terlalu bergantung pada kebijakan transfer dari pemerintah pusat.
Fajar juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung berbagai upaya yang sedang dilakukan pemerintah daerah. Menurutnya, keberhasilan meningkatkan PAD membutuhkan sinergi dan kerja sama semua pihak, baik pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat.
“Mohon doa dan dukungannya agar seluruh kerja keras dan ikhtiar yang dilakukan, baik oleh eksekutif maupun legislatif, dapat membuahkan hasil yang terbaik bagi Kabupaten Sumedang,” katanya.
Lebih lanjut, ia berharap peningkatan PAD yang signifikan dapat menjadi fondasi bagi terwujudnya kemandirian daerah. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebijakan efisiensi yang dinamis, Sumedang harus mampu membangun kekuatan fiskalnya sendiri agar tetap tangguh dan berkelanjutan.
“Kami ingin PAD Kabupaten Sumedang terus meningkat secara signifikan sehingga ketergantungan terhadap pemerintah pusat dapat semakin berkurang. Dengan demikian, Sumedang dapat menjadi daerah yang kuat, mandiri, dan mampu membiayai pembangunan demi kesejahteraan masyarakatnya,” pungkasnya.