Reporter : Nur Azizah

JAKARTA | FOKUSPRIANGAN.ID – Lompatan kinerja pelayanan publik yang nyata berhasil didemonstrasikan oleh 10 aparatur muda CPNS Provinsi DKI Jakarta Angkatan 200 Kelompok 3, melalui serangkaian inovasi digital yang responsif.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bahwa di era transformasi Jakarta menuju kota global yang maju dan berbudaya, esensi Bela Negara tidak lagi dinilai dari angkat senjata.

Di tangan para abdi negara muda ini, menjaga kedaulatan bangsa diterjemahkan lewat pengabdian tulus, integritas profesional, dan “perang total”, meningkatkan daya saing pelayanan publik melalui jemari kreatif digital.

Outcome dari aktualisasi kolektif mereka adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang ringkas, akurat, dan hemat anggaran. Berbagai terobosan digital ini menyasar langsung sektor-sektor krusial; mulai dari percepatan rekap data penyakit menular di puskesmas, efisiensi waktu pelaporan, klaim medis dan pelacakan obat darurat di RSUD, digitalisasi layanan museum, pengawasan bangunan, hingga sinkronisasi agenda pelayanan di wilayah Kepulauan Seribu. Semua sistem kini dilakukan dari yang semula memakan waktu menjadi hitungan menit saja.

Dalam sesi evaluasi akhir, Penguji Latsar CPNS, Ibu Dra. Maria Qibtya, M.Si. memberikan apresiasi tingginya:”Good Job! Inovasi digital yang efektif dan efisien ini sukses menyelesaikan berbagai kendala di unit kerja. Ini adalah bukti nyata reformasi birokrasi dalam mendukung kesiapan Jakarta sebagai kota global yang modern dan humanis. Sistem ini harus dibakukan serta dirawat konsisten agar manfaatnya berkelanjutan demi kemajuan kota dan kebahagiaan warga Jakarta,” tegas Maria Qibtya.

Sejalan dengan hal tersebut, Coach Latsar CPNS A.200 P.3, Haris Iriyanto, A.Md., S.Sos., M.Pd. mengungkapkan rasa syukur dan bangga terhadap daya juang para peserta:”Kreativitas tanpa batas yang ditunjukkan adik-adik Peserta Latsar CPNS membuktikan bahwa keterbatasan pengetahuan bukan halangan untuk berprestasi tetapi dengan kemauan dan belajar, mereka berhasil menerjemahkan nilai Bela Negara, Ber-AKHLAK dan SMART ASN menjadi kinerja yang terbaik.

Inovasi minim anggaran tetapi ber-impact ini adalah kontribusi nyata mereka untuk memperkuat ketahanan pelayanan publik lokal menghadapi tantangan kota global,” jelas Haris Iriyanto.

Melalui aktualisasi ini, CPNS muda Provinsi DKI Jakarta membuktikan bahwa birokrasi modern bukan soal rumitnya administrasi, melainkan kemudahan akses bagi semua pihak. Inilah patriotisme masa kini, melayani dengan teknologi, bekerja dengan integritas, dan terus berinovasi untuk Jakarta yang lebih responsif.

Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi DKI Jakarta berkomitmen mencetak aparatur sipil negara yang profesional, berkarakter Bela Negara, BERAKHLAK dan SMART ASN, dan siap mengawal transformasi Jakarta sebagai kota global yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Sumber: