Reporter : Damy
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Kabupaten Sumedang terus memperkuat sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk sektor transportasi, guna meningkatkan pelayanan publik yang optimal. Hal tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila dalam Musyawarah Cabang (Muscab) DPC Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Sumedang Tahun 2021–2026 yang digelar di Pendopo PPS, Pusat Pemerintahan Sumedang, Sabtu (23/05/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada jajaran Organda Sumedang yang selama ini telah menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan transportasi kepada masyarakat. Menurutnya, keberadaan angkutan umum memiliki peran yang sangat penting dalam menunjang mobilitas masyarakat, mulai dari pekerja hingga para pelajar agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lancar.
Baca Juga:
https://fokuspriangan.id/2026/05/23/euforia-kemenangan-persib-bobotoh-penuhi-jalanan-di-tasikmalaya/
“Terima kasih kepada Organda yang selama ini telah bekerja keras bersama pemerintah dalam melayani masyarakat. Masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar dan siswa bisa tepat waktu menimba ilmu. Ini merupakan ikhtiar bersama antara pemerintah dan Organda Kabupaten Sumedang,” ujar Bupati Dony.
Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menunjukkan keberpihakannya terhadap keberlangsungan transportasi umum melalui kebijakan Rabu–Jumat Ngangkot bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut menjadi salah satu langkah konkret pemerintah untuk mendorong penggunaan angkutan umum sekaligus membantu menggerakkan roda ekonomi para pengemudi dan pemilik angkutan.
“Kebijakan Rabu-Jumat Ngangkot bagi ASN ini merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap angkutan umum agar tetap hidup dan berkembang,” katanya.
Tak hanya itu, Pemkab Sumedang juga terus mendorong budaya penggunaan angkutan umum di kalangan pelajar. Salah satunya melalui pembentukan gugus tugas di setiap sekolah guna memastikan siswa tidak menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah. Langkah tersebut dinilai penting sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran berlalu lintas, mengurangi kemacetan, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat.
Menurut Bupati Dony, penggunaan transportasi umum bukan hanya berdampak pada pengurangan polusi udara dan kemacetan, tetapi juga menjadi upaya nyata meningkatkan kesejahteraan pengemudi serta pemilik angkutan umum di Kabupaten Sumedang.
“Kebijakan ini penting sebagai upaya mengurangi polusi udara, menjaga lingkungan, dan tentunya meningkatkan ekonomi para pemilik maupun pengemudi angkutan umum,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Dony juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus Organda sebelumnya atas dedikasi dan kontribusi selama menjalankan roda organisasi. Ia berharap Muscab menjadi momentum evaluasi sekaligus penguatan organisasi agar semakin solid dan mampu menjawab tantangan transportasi ke depan.
“Kegiatan Muscab ini merupakan bagian dari evaluasi kepengurusan sebelumnya. Saya berharap kinerja Organda semakin meningkat dan para pengurus baru dapat bekerja lebih baik lagi,” ungkapnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Organda merupakan salah satu mitra strategis Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah, khususnya pada sektor transportasi, demi terwujudnya pelayanan yang aman, nyaman, dan semakin berkualitas bagi masyarakat.”Tutupnya.