Reporter : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Ruang Rapat Bupati, Kamis (21/5/2026), guna mempercepat pelaksanaan program agar berjalan optimal, transparan, dan menjangkau seluruh penerima manfaat di Kabupaten Sumedang.

Dalam rakor tersebut, dibahas berbagai langkah strategis, termasuk percepatan pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Saat ini, sebanyak 148 SPPG telah beroperasi, 68 SPPG masih dalam tahap persiapan pembangunan, dan 28 SPPG disiapkan untuk wilayah terpencil. Pemkab Sumedang menargetkan total 240 dapur SPPG segera terealisasi agar manfaat program MBG dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.

Salah satu fokus utama ialah optimalisasi portal mbg.sumedangkab.go.id sebagai sarana transparansi pelaksanaan MBG. Bupati Dony menegaskan setiap SPPG wajib melaporkan menu harian melalui portal tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi sekaligus pengawasan publik. SPPG yang tidak disiplin melaporkan data akan mendapat teguran hingga potensi penghentian sementara operasional.

Selain itu, Pemkab juga memperkuat koordinasi lintas sektor melalui rakor bersama kepala sekolah dan Forkopimcam, serta meningkatkan kualitas SDM MBG melalui pelatihan dan sertifikasi bersama BLK Sumedang bagi relawan maupun tenaga kerja dapur.

Tak hanya berdampak pada peningkatan gizi masyarakat, program MBG juga memberikan efek ekonomi signifikan di Kabupaten Sumedang. Saat ini, program tersebut mencatat peredaran uang mencapai Rp149,92 miliar per bulan dan telah menyerap sekitar 7.400 tenaga kerja dari 148 SPPG yang sudah beroperasi. “Saya ingin dipercepat agar semua masyarakat segera menerima manfaat,” tegas Bupati Dony.