KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – Komitmen memperkuat ekonomi kerakyatan terus diwujudkan melalui peluncuran serentak operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di berbagai wilayah Indonesia. Di Kabupaten Tasikmalaya, kegiatan tersebut berlangsung di Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Mangunreja, Kecamatan Mangunreja, dan diikuti melalui Video Conference bersama pemerintah pusat,
Peluncuran nasional yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur ini diresmikan langsung oleh Presiden RI, H. Prabowo Subianto sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi masyarakat berbasis desa.
Kodim 0612/Tasikmalaya turut mengawal jalannya program strategis tersebut. Dandim 0612/Tasikmalaya, Letkol Czi M. Invan Ibrahim menegaskan bahwa koperasi yang dihadirkan bukan hanya sekadar bangunan, tetapi sebuah pusat ekonomi desa yang siap dimanfaatkan masyarakat.
“Fasilitasnya sangat siap, mulai dari gedung utama, gudang penyimpanan barang, gerai usaha, hingga perlengkapan operasional. Koperasi bisa langsung melayani warga sejak hari pertama,” ujarnya.
Tak hanya menjadi pusat distribusi kebutuhan masyarakat, gedung koperasi juga dirancang multifungsi agar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan sosial masyarakat dan menjadi sumber pemasukan tambahan bagi koperasi.
Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi menyebut pihaknya telah menyiapkan dukungan lahan untuk sejumlah titik pembangunan KDMP di wilayah Tasikmalaya.
Menurutnya, keberadaan KDKMP diharapkan mampu memperkuat ekonomi akar rumput, memangkas rantai distribusi kebutuhan pokok, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi masyarakat desa.
Menariknya, Tasikmalaya sendiri memiliki sejarah panjang dalam perkembangan koperasi nasional. Kota ini menjadi tempat digelarnya Kongres Koperasi Indonesia pertama pada 12 Juli 1947 yang melahirkan Hari Koperasi Indonesia dan organisasi koperasi nasional pertama, SOKRI.
Dari Tasikmalaya, semangat koperasi kembali digaungkan untuk memperkuat ekonomi rakyat, mendorong kemandirian desa, dan menghadirkan kesejahteraan yang tumbuh dari masyarakat itu sendiri.