Reporter : Aep
KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Bertempat di GOR Motekar SMKN 1 Garut, dalam rangka mewujudkan motto SMK BISA, SMKN 1 Garut bekerjasama dengan Universitas Teknologi Bandung (UTB) Menggelar sosialisasi program kuliah sambil kerja di Jepang. Rabu, 01 April 2026.
Dalam dalam acara tersebut Aep Saepudin, S.Ag Koordinator BKK SMKN 1 Garut, Reni Nurhaerani, S.Pd selaku Wakasek Humas, Aditya Staf Humas, Dian, Fitri, Andi dan Salman sebagai Personalia dari BKK SMKN 1 Garut, Sementara dari Perwakilan UTB hadir Neng Putri Fitriyanti, SE, ME selaku Direktur Karier Development UTB bersama Dita Damayanti dan Raffi Wajdi Ramadhan dari Staf CDC.
Dalam sambutannya Aep Saepudin mengatakan, “Kami mengucapkan terimakasih kepada team manajemen UTB yang telah berkenan hadir untuk melakukan sosialisasi peluang usaha Kuliah sambil Kerja atau Bekerja sambil Kuliah, semoga para siswa kelas XII bisa mengambil kesempatan baik ini, bisa melanjutkan kuliah sambil bekerja di Jepang, ini semua dalam upaya mewujudkan slogan SMK BISA, Bisa menciptakan lapangan pekerjaan, bisa bekerja dan bisa melanjutkan kuliah, ingat masa kalian masih dalam tahan pencari kerja atau kuliah, dengan adanya program ini sangat membantu orang tua kalian dalam meringankan biaya kuliah,” Ujarnya
Selanjutnya diutarakan Aep Saepudin, “bagi yang mau bekerja langsung silahkan untuk melamar ke beberapa perusahaan retail atau pabrik, sedangkan yang mau kuliah tinggal daftar ke Perguruan Tinggi/Universitas, sementara bagi yang mau kuliah sambil kerja bisa daftar ke UTB,” ucapnya promosi.
Sementara itu Reni Nurhaerani mewakili Kepala Sekolah mengucapkan terimakasih kepada team Koordinator BKK yang telah eksis untuk mencarikan informasi dan melakukan kerjasama dengan beberapa PT untuk sosialisasi rekruitmen kerja atau pelatihan kerja dan sekarang ada sosialisasi program kerja sambil kuliah di UTB, Semoga anak-anak kelas XII bisa mengambil peluang yang bagus ini, jangan takut kerja di luar negeri ada ini dan itu, in sya Allah untuk UTB sangat mumpuni dan layak untuk menjadi jembatan bagi para alumni bisa cepat bekerja sambil kuliah, kami melihat banyak programnya termasuk didalamnya ada program beasiswa Full, beasiswa KIP dan beasiswa lainnya,” Ucapnya
Neng Putri Fitriyanti dalam pemaparan materinya pertama-tama menjelaskan sejarah berdirinya UTB dan berbagai keunggulannya, kalau di tingkat SLTA (SMK) ada program Magang, maka di UTB itu ada program Pusat Karier. Untuk nama dulunya bernama Sekolah Tinggi Teknologi Bandung dan sekarang berubah menjadi UTB dan Campus nya berada di Jl. Soekarno Hatta Bandung.
Selajutnya di jelaskan Direktur Carier Development UTB, “Alhamdulillah untuk jumlah mahasiswa pada tahun 2025 ada sekitar 4000 orang, baik itu yang berada di dalam negeri maupun di luar negeri, Sementara untuk proses perkuliahan nantinya di bagi 2 tahun di UTB Bandung (Dalam Negeri) dan 2 tahun lagi di Jepang, dimana proses KBMnya dilakukan secara online/zoom,” ungkapnya
“Untuk program beasiswa, ada beberapa macam, ada dari jalur prestasi, beasiswa Full selama 4 tahun dan ada juga program magang, Mahasiswa dibebankan cuma bayar uang pendaftaran dan dana pengembangan serta ada juga program KIP, calon mahasiswa tidak perlu membayar uang pendaftaran, biaya pengembangan bahkan malah mendapatkan uang saku sekitar 7 jutaan,” katanya.
“UTB telah Bekerjasama dengan BP2MI dan sekarang berubah nama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia – Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, untuk itu bagi adik-adik yang mau melanjutkan kuliah sambil kerja, segeralah daftar ke UTB.” Pungkasnya.