Reporter : Dede Irwan

​KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Ciamis memastikan bahwa ketersediaan stok pangan asal hewan, baik daging sapi maupun ayam, dalam kondisi aman dan mencukupi hingga hari idul fitri nanti.

​Kepala Disnakkan Kabupaten Ciamis, Anton Wahyu, melalui Kabid Kesehatan Hewan drh Asri menyampaikan kepada awak media berdasarkan hasil pemantauan di lapangan dan data dari para peternak lokal, suplai komoditas peternakan masih sangat stabil dan aman.

​”Untuk stok daging sapi, hingga ayam ras pedaging dan telur ayam di Kabupaten Ciamis dipastikan aman untuk memenuhi lonjakan permintaan masyarakat saat lebaran,” ujar drh Asri, Jumat dalam kegiatan pasar murah agenda Tahunan, jumat (13/3/2026).

​drh Asri menjelaskan, Kabupaten Ciamis selama ini dikenal sebagai salah satu lumbung ternak di Jawa Barat. Sehingga ketergantungan terhadap pasokan luar daerah bisa diminimalisir. Selain memastikan kuantitas, pihaknya juga fokus pada kualitas dan kesehatan hewan yang akan dikonsumsi warga.

Dari sisi pengawasan, kata dia, pihaknya juga rutin melakukan monitoring ke pasar hewan dan rumah potong hewan (RPH). Tujuannya untuk memastikan dan menjamin hewan ternak tersebut bebas penyakit.

“Iya kita selalu memastikan kalau hewan ternak bebas penyakit dan sehat serta faktor lainnya kita rutin lakukan monitoring ke tempat RPH. Selain itu, dari sisi pengawasan kita salah satu bagian tim dari Satgas gabungan. Biasanya sebelum lebaran suka ada sidak ke pasar untuk menjamin ketersedian stok pangan,” jelasnya.

Stok Hewan Ternak di Ciamis Aman, Masyarakat Tak Perlu Panic Buying
​Anton juga meminta masyarakat tidak perlu merasa khawatir atau melakukan panic buying. Ia menjamin fluktuasi harga yang biasanya terjadi menjelang Lebaran masih dalam batas kewajaran karena didukung oleh stok yang memadai.

​”Masyarakat silakan berbelanja dengan tenang. Kami dari dinas akan terus mengawal ketersediaan ini dan memastikan daging yang beredar di Ciamis memenuhi kriteria Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH),” pungkasnya.

Sumber: