Reporter : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Kabupaten Sumedang kembali menorehkan langkah strategis di tingkat nasional. Menjadi salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia, Sumedang ditunjuk sebagai lokasi piloting penanganan kemiskinan berbasis digital melalui Portal Perlindungan Sosial Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Rapat persiapan piloting tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Tuti Ruswati, di Ruang Rapat Sekda, Selasa (24/2/2026). Dalam arahannya, Sekda menyampaikan bahwa berdasarkan evaluasi pemerintah pusat, sekitar 45 persen bantuan sosial dinilai belum tepat sasaran. Hal ini menjadi dasar penting perlunya perbaikan tata kelola data kemiskinan melalui sistem berbasis teknologi informasi.

“Masih adanya bantuan yang belum tepat sasaran menunjukkan bahwa tata kelola data perlu diperbaiki. Penerapan sistem digital menjadi solusi agar data lebih akurat, terintegrasi, dan real time,” tegasnya.

Sekda juga meminta seluruh perangkat daerah bergerak fokus dan serius. Disdukcapil diminta memastikan pengecekan IKD berjalan optimal, Dinas Sosial menguatkan pemetaan berbasis DTSEN, serta kecamatan dan desa melakukan verifikasi lapangan secara cermat.

Sebanyak 6.609 agen perlindungan sosial pun disiapkan untuk mendukung survei dan verifikasi, terdiri dari unsur PKH, TKSK, Operator SIKS-NG Desa, Pukesos, Kader Posyandu, hingga kelompok tani dan ternak. Dengan dukungan ribuan agen tersebut, diharapkan pendataan menjadi lebih komprehensif dan sesuai kondisi riil masyarakat.

Sekda menargetkan penyusunan SK tim rampung paling lambat minggu depan agar seluruh unsur—mulai dari koordinator hingga tim aduan dan evaluasi—memiliki dasar hukum yang jelas untuk bekerja cepat dan terarah.

Penunjukan Sumedang sebagai daerah percontohan menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menghadirkan tata kelola penanganan kemiskinan yang lebih transparan, terintegrasi, dan berbasis data, sehingga program perlindungan sosial benar-benar menyentuh masyarakat yang paling membutuhkan.”Pungkasnya.