Pewarta : Damy
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pasca pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan Sumedang beberapa waktu lalu, empat Kepala Desa terpilih melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) dari pejabat kepala desa kepada kepala desa definitif di masing-masing wilayah. Salah satunya berlangsung di Desa Ganeas, Kecamatan Ganeas, bertempat di Bale Desa Ganeas.
Serah terima jabatan Kepala Desa Ganeas dilaksanakan dari Pejabat Kepala Desa Sri Sundayani, SE., M.Si kepada Kepala Desa terpilih Suryatna. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam rangka kesinambungan roda pemerintahan desa sekaligus peneguhan komitmen untuk melanjutkan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat Desa Ganeas.
Acara sertijab tersebut dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumedang Widodo Heru Prasetyawan, AP., MM, Plt Camat Ganeas Hj. Ani Septiani, S.KM., MM, unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta tokoh masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan dukungan dan harapan besar terhadap kepemimpinan kepala desa yang baru.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Ganeas Suryatna menyampaikan rasa syukur serta ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan pihak terkait atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengedepankan kepentingan masyarakat, serta terus berupaya mendorong kemajuan dan kesejahteraan Desa Ganeas.
“Terima kasih atas kepercayaan masyarakat. Semoga amanah ini dapat saya laksanakan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan seluruh warga Desa Ganeas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala DPMD Kabupaten Sumedang Widodo Heru Prasetyawan dalam arahannya menekankan bahwa jabatan Kepala Desa merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan jiwa kepemimpinan yang mengayomi, melindungi, dan melayani masyarakat. Ia menyampaikan bahwa seorang pemimpin desa harus memiliki integritas serta aura kepemimpinan yang lahir dari ilmu, etika, dan nilai-nilai keagamaan, sehingga setiap kebijakan yang diambil dapat diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Widodo juga mengingatkan pentingnya pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel, serta dilandasi musyawarah dan kesepakatan bersama antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat. “Jangan sampai menjadi kepala desa hanya karena tergiur dana desa. Setiap keputusan harus dapat dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa,” tegasnya.
Dengan kolaborasi yang kuat, niat yang baik, serta kepemimpinan yang berintegritas, diharapkan pemerintahan Desa Ganeas ke depan dapat berjalan semakin baik dan pembangunan desa benar-benar membawa manfaat serta keberkahan bagi seluruh warganya.