KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – Polres Tasikmalaya mencatatkan capaian progresif dalam penegakan hukum sepanjang tahun 2025. Di bawah kepemimpinan AKBP Haris Dinzah, korps Bhayangkara ini berhasil menuntaskan 320 dari 402 kasus tindak pidana yang dilaporkan, atau setara dengan tingkat penyelesaian perkara sebesar 80 persen, yang dipaparkan secara resmi di Mapolres Tasikmalaya, Rabu (31/12/2025).

​Kapolres Tasikmalaya, AKBP Haris Dinzah, menjelaskan bahwa meski jumlah laporan masuk meningkat dibanding tahun 2024 (dari 357 menjadi 402 kasus), pihaknya melihat fenomena ini sebagai indikator positif meningkatnya keberanian dan kepercayaan warga dalam melapor.

​”Penyelesaian perkara sebesar 80 persen ini merupakan wujud komitmen kami dalam mengimplementasikan prinsip PRESISI. Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran hukum yang adil dan transparan,” ujar AKBP Haris Dinzah saat memberikan keterangan kepada awak media.

​Adapun rincian capaian kasus menonjol meliputi: Kriminalitas Umum: Kasus Pencurian dengan Pemberatan (Curat) mendominasi dengan 53 laporan, di mana 62% di antaranya telah rampung ditangani. Narkotika: Satnarkoba menunjukkan efektivitas tinggi dengan menyelesaikan 28 dari 30 kasus.

Baca Juga:
https://fokuspriangan.id/2025/12/31/sumedang-raih-sejumlah-penghargaan-di-anugerah-keterbukaan-informasi-publik-jawa-barat-2025/

​Barang Bukti: Polisi menyita 30,71 gram sabu, 5,5 gram ganja, serta ribuan butir obat keras terlarang seperti Tramadol (2.114 butir) dan Hexymer (2.641 butir).

Evaluasi Lalu Lintas dan Faktor Keamanan Jalan. Di sektor lalu lintas, terjadi kenaikan angka kecelakaan dari 116 kejadian di tahun sebelumnya menjadi 189 kejadian pada 2025. AKBP Haris mengidentifikasi bahwa pelebaran infrastruktur jalan justru memicu peningkatan kecepatan kendaraan yang berkontribusi pada angka kecelakaan.

​Namun, Sat Lantas Polres Tasikmalaya berhasil mempertahankan efisiensi kerja yang sangat tinggi dengan menyelesaikan 97 persen kasus kecelakaan dari laporan yang sedang diproses. Pihaknya berjanji akan terus menggencarkan rekayasa lalu lintas dan edukasi untuk menekan angka fatalitas di titik-titik rawan.

​Sinergi dan Humanisme Polri
​Menutup laporannya, Kapolres menekankan bahwa stabilitas keamanan di Tasikmalaya bukan hanya hasil kerja keras polisi semata, melainkan buah dari sinergi antara petugas, media, dan masyarakat.

​”Kepercayaan publik adalah modal utama kami. Kami berterima kasih kepada rekan-rekan media yang menjadi jembatan informasi. Kedepannya, kami akan terus mengedepankan langkah preventif yang humanis agar kondusivitas wilayah tetap terjaga,” pungkasnya.

#polrestasikmalaya #poldajabar #polri #polisipersisi