Pewarta : Kusnadi

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG) Kebon Kalapa melakukan inovasi unik dalam penyajian program Makan Bergizi Gratis (MBG) di penghujung tahun 2025. Selama tiga hari terakhir, yakni tanggal 29, 30, dan 31 Desember, SPPG Kebon Kalapa menyajikan “Menu Keringanan” dengan kebijakan porsi yang istimewa.

Langkah berbeda diambil dengan menyamaratakan porsi makan antara siswa kelas kecil dan kelas besar. Siswa di bawah kelas 4 SD yang biasanya mendapatkan porsi lebih kecil, kini mendapatkan porsi besar yang setara dengan siswa kelas tinggi.

Egi Permana, SE., selaku Pengelola SPPG Kebon Kalapa, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan langkah strategis untuk menjaga ikatan emosional siswa dengan sekolah sebelum memasuki masa libur panjang.

“Kami sengaja memberikan porsi besar untuk anak-anak kelas bawah di akhir tahun ini sebagai bentuk daya tarik. Tujuannya agar mereka merindukan suasana sekolah. Kita tahu saat liburan anak-anak masuk ke zona nyaman di rumah, maka dengan MBG yang spesial ini, mereka akan punya alasan kuat untuk merindukan kembali ke sekolah,” ujar Egi Permana, SE.

Selain pemenuhan standar gizi, aspek psikologis siswa menjadi perhatian utama SPPG Kebon Kalapa. Dengan memberikan kesan bahwa makan di sekolah sangat memuaskan dan menyenangkan, diharapkan motivasi belajar siswa tetap tinggi dan mereka tidak merasa berat untuk kembali bersekolah setelah masa liburan usai.

Program “Menu Keringanan” di tiga hari terakhir Desember ini diharapkan dapat menutup tahun ajaran dengan kesan positif bagi seluruh siswa, sekaligus membuktikan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar rutinitas, melainkan bagian dari pembangunan karakter dan semangat anak didik.

Satuan Pelayanan Penyelenggara Gizi (SPPG) Kebon Kalapa adalah unit pengelola gizi sekolah yang berdedikasi menyediakan makanan sehat, bergizi, dan higienis bagi siswa di wilayah Sumedang, guna mendukung generasi emas Indonesia yang sehat dan cerdas.