Pewarta: Dede Irwan

KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Peringatan Hari AIDS Sedunia 2025 di Kabupaten Ciamis mengangkat tema “Lindungi yang Terkasih, Jaga Kota Terbersih”. Kegiatan ini diikuti ratusan siswa sebagai upaya menanamkan kesadaran sejak dini mengenai pentingnya pencegahan HIV/AIDS, bertempat di Gedung Olahraga SMAN 2 Ciamis (SMANDACIS), Jumat (28/11/2025).

Acara tersebut dihadiri Ketua Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Ciamis Andi Ali Fikri, Kepala KCD Pendidikan Wilayah XIII, Kepala SMAN 2 Ciamis, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis beserta jajaran, serta Camat Ciamis.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XIII Dwi Yanti Estriningrum, S. Sos., M. Pd. menyampaikan, bahwa edukasi mengenai HIV/AIDS merupakan kebutuhan penting bagi seluruh peserta didik yang tengah memasuki fase transisi menuju dewasa.

“Para remaja berada pada titik krusial dalam kehidupan mereka. Pengetahuan yang tepat adalah benteng utama untuk melindungi diri dan lingkungan dari risiko penyakit, termasuk HIV/AIDS,” ujar Dwi Yanti.

Sementara itu Ketua KPA Ciamis, Andi Ali Fikri, dalam paparannya turut menyoroti fenomena perilaku berisiko yang mulai muncul di kalangan remaja, termasuk perubahan pola pergaulan dan dinamika sosial yang dipengaruhi arus informasi digital.

Andi menjelaskan bahwa KPA Ciamis beberapa tahun terakhir menemukan adanya kecenderungan perilaku seksual tidak aman di berbagai kelompok remaja, termasuk di antaranya komunitas dengan orientasi beragam yang mulai terlihat di Ciamis.

“Kita menerima laporan dari lapangan bahwa di Ciamis sudah mulai muncul kelompok-kelompok pergaulan remaja, termasuk komunitas LGBT yang membentuk grup komunikasi sendiri. Fenomena ini tidak bisa dihindari karena berkembangnya media sosial dan ruang digital,” ujarnya.

Menghindari seks di usia sekolah bukan hanya soal menjaga nilai moral, tetapi juga menyelamatkan diri dari berbagai risiko serius yang bisa mengacaukan rencana hidup jangka panjang.

Banyak pelajar yang akhirnya kehilangan kesempatan melanjutkan pendidikan karena harus menghadapi tanggung jawab besar yang belum siap mereka pikul.”Pungkas Andi Ali Fikri.