Pewarta : AS

KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam rangka menyambut hari Pahlawan 10 November 2025, Forum Ketahanan Pangan Kecamatan Cibatu (F-KPKC) hari ini Selasa, (11/11/25) akan menggelar Sarasehan dengan thema, “Ketahanan Pangan Wujudkan Kesejahteraan & Sampah Solusi Mengais Rezeki”.

Acara SARESEHAN akan di gelar di GOR Desa Cibunar, Jl. Raya Cibatu – Limbangan Kecamatan Cibatu – Garut dengan menghadirkan 5 Nara Sumber yaitu Asep Rahmat, S.Pd selaku Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Dr. Agus Ismail, ST, MT., selaku Kadis PUPR Kabupaten Garut, Jujun Juansyah, ST, MT., selaku Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Garut, DR. (HC). H. Asep Basir, selaku Dewan Pembina APDESI Kabupaten Garut sekaligus Ketua KPP GATRA, H. Uus Sumirah, SH, selaku Dewan Penasihat Forum Ketahanan Pangan Kecamatan Cibatu.

Aep Saepudin selaku Ketua Forum KPKC, Beliau menjelaskan, “betul besok, akan di laksanakan Sarasehan tentang Ketahanan Pangan dan Pengolahan Kompos Sampah, ini kami lakukan sebagai upaya mendukung program dari KDM Gubernur Jabar dan Syakur – Putri (Bupati dan Wabup Garut) yang sangat konsen untuk mewujudkan Garut Zero Waste,” Ujarnya

Selanjutnya di jelaskan Aep Saepudin, yang juga di percaya sebagai Ketua III PM GATRA, Untuk jumlah peserta besok akan dihadiri oleh 100 peserta, yang terdiri dari Para Kades, Ketua BPD, Ketua BUMDes, Ketua Koperasi Merah Putih, Ketua Ibu PKK, Ketua GAPOKTAN dan Ketua MUI Desa se-Kecamatan Cibatu, Unsur Forkopimcam Cibatu, Para Tokoh Pemuda, Karang Taruna, Tokoh Ormas Islam dan tentunya perwakilan dari Pengurus KPP dan PM GATRA,” ungkapnya

Lebih lanjut disampaikan Aep Saepudin yang juga sebagai Ketua MPC FAHMI TAMAMI Kabupaten Garut, kenapa kami mengundang Kades karena beliau adalah pemangku jabatan di Desa, kenapa Ketua BPD karena beliau Mitra Pengambilan Musyawarah Mufakat dalam memuluskan suatu program, kenapa Ibu PKK karena biasanya ibu-ibu sering buang sampah sembarangan dan banyak sekali berhubungan dengan sampah di dalam rumah, kenapa mengundang Ketua Gapoktan karena beliau adalah pelaku pertanian yang harus faham tentang pupuk kompos dan cara bercocok tanam yang baik,” Tuturnya

Terus kenapa yang di undang Ketua MUI Desa karena beliau merupakan juru kampanye dan juru bicara kepada umat dan masyarakat untuk menjelaskan akan pentingnya kebersihan, kesehatan dan jangan buang sampah sembarangan karena hadist menjelaskan “Kebersihan adalah sebagian dari Iman”. Pungkasnya.