Pewarta : Iwan.K

KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – ‎Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program rehabilitasi, peningkatan, atau pembangunan Jaringan Irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan sendiri oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) secara swakelola.

‎Adapun jenis kegiatan pelaksanaan P3-TGAI terdiri dari, rehabilitasi Jaringan Irigasi, peningkatan Jaringan Irigasi, dan/atau pembangunan Jaringan Irigasi. Tiga penerima P3-TGAI ini terdiri atas Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A), dan/atau Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A). Penerima tersebut harus memenuhi kriteria sebagai berikut, berbadan hukum, disahkan dengan keputusan kepala daerah, disahkan dengan akta notaris, atau disahkan dengan keputusan kepala desa, untuk P3A.

Baca Juga
https://fokuspriangan.id/2025/10/31/brimob-polda-jabar-bersinergi-dengan-pemdes-jelat-menggelar-kerja-bakti-bangun-rabat-beton-di-rancailat/

‎Seperti hal nya Kelompok P3A Mitra Air Taringgul  Desa Cisarunu Kecamatan Padakembang  Kabupaten Tasikmalaya yang mendapatkan program tersebut dari kementerian PUPR melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy untuk peningkatan Jaringan Irigasi Permukaan dari anggaran APBN Tahun 2025

‎Di temui di lokasi pekerjaan ketua kelompok P3A Mitra Air Taringgul H.Amud  di dampingi Bendahara kelompok H.Ijang mengatakan Alhamdulillah kami kelompok P3A Mitra Air Taringgul  mengucapkan terimakasih kepada Kementrian PUPR melalui BBWS Citanduy yang telah memberikan bantuan yang tentu saja sangat membantu sekali dan disambut baik oleh masarakat untuk pemanfaatan air para petani,”ungkapnya jumat (31/10/2025).

‎lanjut H.Amud hari ini kami melaksanakan pekerjaan di saluran irigasi Ciseupan cinangklong yang berlokasi di kampung Taringgul Desa Cisaruni kecamatan Padakembang yang mana mengairi kurang lebih 50 hektar pesawahan dengan panjang pekerjaan kurang lebih 600 meter berarti 300 kiri kanan sesuai RAB , tinggi 80 centi meter sesuai juklak juknis nya dengan anggaran Rp.195.000.000 (Seratus sembilan puluh lima juta rupiah ) dan para pekerja nya pun para petani yang memilik sawah di aliran irigasi tersebut,”paparnya

‎H Amud berharap mudah mudahan karena di Desa Cisaruni ini mayoritas petani dan lahannya pun kebanyakan pesawahan mudah mudahan ini sangat bermanfaat bagi warga masarakat dan kedepannya bisa mendapat bantuan berkelanjutan untuk perbaikan menyambungkan irigasi irigasi lainnya yang ada di wilayah kami sehingga kualitas pertanian di desa kami lebih meningkat dan lebih sejahtera,”pungkasnya.