Pewarta : Damy

SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Akses utama menuju Surian dari arah Sumedang, yaitu Jalan Cisumur–Cinanggerang, kembali mengalami ambles di Blok Haurpapak, Desa Surian. Kondisi tanah yang labil dan pergerakan tanah yang tinggi membuat jalur ini tidak lagi aman untuk dilalui. Padahal, jalan tersebut merupakan hasil relokasi yang dibangun tahun 2019 setelah jalan lama longsor pada 2018, dan sempat beberapa kali diperbaiki, namun tetap kembali rusak parah.

Bupati Sumedang, H. Dony Ahmad Munir, bersama Kepala Dinas PUPR, Camat Surian, serta jajaran terkait meninjau langsung titik kerusakan jalan tersebut, Rabu (10/9/2025). Dari hasil peninjauan, diputuskan bahwa jalan harus kembali direlokasi. Trase baru akan diarahkan ke lahan Perhutani dengan proses perizinan yang kini sedang diajukan Pemda ke Kementerian Kehutanan.

“Relokasi jalan ini solusi terbaik agar masyarakat Surian memiliki akses transportasi yang aman dan nyaman. Kalau izinnya keluar, kita langsung kerjakan pembangunan jalan baru. Mudah-mudahan jalur ini awet, kuat, dan tidak ambles lagi, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan lancar, baik ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun akses lainnya,” ujar Bupati Dony.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur ini sangat penting untuk memperlancar pembangunan di Surian. Saat ini, akses dari arah Subang dan Indramayu memakan jarak tempuh yang jauh, ditambah lagi kondisi Jalan Lingkar Sadawarna yang rusak dan sudah diajukan ke BBWS untuk segera diperbaiki.

Selain itu, Pemda Sumedang juga sudah menjadwalkan pelapisan jalan (lapen) pada Oktober mendatang untuk beberapa titik di Kecamatan Surian. Tahun 2025 ini, empat segmen jalan di Desa Surian, Desa Tanjung, Desa Nanggerang, dan Desa Tanjungwangi ditetapkan sebagai prioritas perbaikan.

“Mohon doa dan dukungan semuanya, ini adalah komitmen kami untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Kecamatan Surian demi kesejahteraan masyarakat,” pungkas Bupati.