Pewarta : Kusnadi
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Guna memperkuat sinergitas antar Lembaga Masyarakat di antaranya, BPD, Rt/Rw, LPM, PKK dan Karang Taruna, Pemerintahan Desa Cimuja gelar rapat Koordinasi antar kelembagaan Desa, Kamis (24/07/25) bertempat di Aula Desa Cimuja Kecamatan Cimalaka Sumedang.
Kepala Desa Euis Maryati, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan rapat bersama kader PKK merupakan acara rutin yang dilakukan, serta sarana berkomunikasi terkait program program PKK.
Sosialisasi terkait posyandu serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat, balita ataupun ibu hamil untuk segera mempersiapkan biaya di karenakan sesuai peraturan sekarang yang akan di mulai aktif pada tanggal 1 Agustus 2025 untuk berobat atupan cek kesehatan dikenakan biaya. Untuk itu warga masyarakat agar tetap menjaga kebersihan lingkungan sekitar dan tetap menjaga kesehatan.”Katanya.
Lanjut Kepala Desa, untuk melaksanakan fungsi sebagaimana mestinya, PKK memiliki tugas, di antaranya : melakukan pendataan potensi terhadap masing-masing keluarga dan masyarakat, menggerakkan peran masyarakat, serta mengendalikan 10 program pokoknya agar berjalan dengan baik, ini perlu dipahami oleh semua kader RT ataupun RW dan terus bersinergi dengan PKK serta perangkat Desa lainya.”Ujarnya.
Sementara Bidan Desa Rini Nursaomi, mengatakan kegiatan pertemuan para kader dengan Kepala Desa, Ketua BPD, Ketua PKK dan kelembagaan Desa, untuk menyampaikan terkait pencapaian kesehatan di tingkat masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan ibu dan anak, serta keluarga berencana, memberikan pelayanan kebidanan, sosialisasi penyuluhan kesehatan, dalam pencegahan penyakit.
Pencapaian Kesehatan Ibu dan Anak (KIA): Memberikan asuhan kebidanan pada ibu hamil, bersalin, nifas, dan menyusui. Melakukan pemeriksaan kehamilan, pertolongan persalinan, dan perawatan nifas.Memberikan pelayanan KB (Keluarga Berencana).
Melakukan imunisasi pada bayi dan anak. Memberikan konseling dan penyuluhan terkait kesehatan reproduksi dan keluarga berencana.”Katanya.
Sosialisasi sekrining deteksi dini terhadap penyakit menular, seperti HIV/AIDS dan malaria dan kanker serpis.Memberikan penyuluhan kesehatan tentang pola hidup sehat, gizi, dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan lingkungan, seperti sanitasi dan penyediaan air bersih.
Pertemuan para kader RT RW dan tokoh masyarakat, lembaga swadaya masyarakat, dan lintas sektor terkait untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan kesehatan.
Secara keseluruhan, bidan desa berperan sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat masyarakat, memastikan akses pelayanan kesehatan yang merata dan berkualitas bagi ibu, anak, dan keluarga di wilayah kerjanya.”Ucapnya.
Di tempat terpisah Sekretaris Desa, Lukman Hakim mengatakan bahwa rakor ini rutin diselenggarakan tiap bulan dalam rangka meningkatkan pelayanan yang prima kemasyarakat dan sebagai bentuk komitmen peran serta unsur pemerintahan desa dan lembaga dalam upaya me dukung prorogram pemerintah baik daerah maupun pusat.”Kata Lukman.