Pewarta : Kusnadi
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Sebuah sinergi luar biasa antara pemerintah daerah, BAZNAS, dan berbagai dinas terkait tumpah ruah di Desa Licin, Kecamatan Cimalaka, Rabu (23/7/25).
Wakil Bupati Sumedang, Fajar Aldilla, memimpin langsung kegiatan sapa warga dan berkesempatan berkunjung ke SLB N 1 Sumedang dan menyalurkan bantuan Al-Qur’an Brile,dan mengucapkan selamat Hari Anak Nasional ke 41.mengajak semua elemen untuk menjadikan sekolah yang aman, produktif tempat sarana untuk belajar , menjadikan generasi emas dan hebat menuju tahun 2045.
Wabup Fajar dilanjutkan menyapa warga yang telah menunggu didepan halaman balai Desa Licin ,berbaur bersama warga dengan keramahan tamahannya melayani warga yang meminta bersuafoto ( foto bareng ) serta berbincang dan dilanjutkan memberikan Simbolis bantuan sembako kepada warga masyarakat Desa Licin.
Ini sebagai i langkah nyata percepatan kesejahteraan masyarakat dan bersinergi dengan i BAZNAS Sumedang, Disdukcapil, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian & Ketahanan Pangan, Dinas Perikanan & Peternakan, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, DPMPTSP, Bagian Kesra, hingga Camat Cimalaka, serta unsur APDESI dan tokoh masyarakat.
BAZNAS Kabupaten Sumedang menyalurkan berbagai bantuan langsung kepada masyarakat. Mulai dari paket sembako,tas dan peralatan sekolah,karpet buat mesjid/ Mushola,
Bantuan ini tidak hanya untuk kebutuhan sesaat ,tetapi untuk agar memicu warga kedepan lebih baik,Ujar perwakilan Baznas.
Dadang Iskandar Kasi kesra Desa Licin menyampaikan ucapan terimakasih kepada Wakil Bupati Sumedang yang telah menyapa warga Desa Licin dan menyalurkan bantuan dari Baznas ,Dinsos serta menyediakan pelayanan Disdukcapil serta cek kesehatan secara gratis dari dinas kesehatan
Sementara itu, Disdukcapil tidak hanya datang sebagai pelengkap. Mereka membuka layanan administrasi kependudukan langsung di lokasi, memudahkan warga dalam mengurus dokumen penting seperti KTP, KK, dan akta kelahiran.
Langkah ini sangat krusial, karena dokumen kependudukan menjadi pintu akses utama untuk layanan kesehatan, pendidikan, dan bantuan sosial lainnya.
Kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa kolaborasi antar instansi bisa menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat. Ketika lembaga saling bersinergi, hasilnya tidak hanya administratif, tapi juga menyentuh langsung kebutuhan dan harapan rakyat.
