Pewarta: Dede Irwan

KAB.CIAMIS| FOKUSPRIANGAN.ID – Bupati Ciamis, Dr. H. Herdiat Sunarya, secara resmi melepas 118 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata-Integrasi Kompetensi (KKN-IK) dari Institut Nahdlatul Ulama (INU) Kabupaten Ciamis. Upacara pelepasan berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Ciamis, Selasa pagi (22/7/2025), dan dihadiri sejumlah tokoh penting daerah serta jajaran civitas akademika INU.

Dalam sambutannya, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pihak kampus yang menempatkan mahasiswanya untuk mengabdi di tengah masyarakat Ciamis. Sebanyak 118 peserta KKN tersebut akan disebar di 12 kecamatan di Kabupaten Ciamis dalam rangka menjalankan program pengabdian berbasis kompetensi.

“Saya menyambut baik dan merasa gembira atas pelaksanaan KKN pertama dari Institut Nahdlatul Ulama Kabupaten Ciamis ini. Semoga prosesnya berjalan lancar dan memberi manfaat besar bagi masyarakat,” ujar Bupati Herdiat.

Tema “Pemberdayaan Potensi Pesantren dan Penguatan Moderasi Beragama”, ditlai Bupati sangat relevan dengan kondisi masyarakat saat ini. Ia berharap para mahasiswa mampu menjadi agen perubahan, dengan memanfaatkan potensi lokal dan teknologi tepat guna, serta mendorong pondok pesantren menjadi lembaga pengembangan kewirausahaan dan keterampilan hidup (life skill).

Ditegaskannya, kegiatan KKN berperan penting dalam pembangunan sumber daya manusia serta memperkuat interaksi antara akademisi dan masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya sinergitas dan kolaborasi antara mahasiswa dengan masyarakat dalam mendukung program-program pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan rakyat.

“INU sebagai perguruan tinggi lokal punya peran strategis sebagai edukator, motivator, fasilitator, katalisator, dan problem solver atas berbagai persoalan masyarakat. Saya harap mahasiswa mampu meningkatkan empati dan kepedulian sosial melalui interaksi langsung di lapangan,” ujarnya.

Agar KKN-IK tahun 2025 benar-benar mencapai sasaran dan membawa kontribusi positif sesuai dengan disiplin ilmu yang dimiliki para mahasiswa, Bupati mengajak seluruh pihak untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Upacara ditutup dengan prosesi pelepasan secara simbolis oleh Bupati Ciamis, disertai doa agar seluruh peserta KKN diberikan kemudahan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdiannya.

Rektor INU Ciamis, Dr. KH. Kusoy Fadilliah, mengungkapkan kebanggaannya. Meskipun baru berdiri 3 tahun lalu, INU Ciamis dengan tiga fakultasnya–Tarbiyah, Syariah, dan Dakwah–berkomitmen penuh untuk berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia di Ciamis.

“Karena INU Ciamis ini baru berdiri 3 tahun lalu, jadi ini baru KKN pertama bagi mahasiswa INU Kabupaten Ciamis,” ujarnya.

Kusoy menyebut, 118 mahasiswa yang ikut dalam KKN saat ini, akan disebar di 12 titik lokasi di berbagai daerah. Antara lain Kecamatan Cijeungjing, Rancah, Sadananya, Kawali, Pamarican, Cihaurbeuti. Kemudian, Kecamatan Ciamis, Cikoneng, Jatinegara, Baregbeg, Cidolog dan juga Kecamatan Lumbung.

“Dalam kegiatan ini juga ada 12 DPL yang akan mendampingi para peserta selama KKN di tengah masyarakat,” pungkasnya.