Reporter: Dede Irwan

KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) serta HUT Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), PWI didukung oleh Pemerintah Kabupaten Ciamis sukses menggelar rangkaian acara pelestarian lingkungan dan bakti sosial bertajuk “Pers Peduli, Alam Lestari”, Minggu (26/4/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Cileueur River Walk dan Mini Ranch Sukamantri ini terasa istimewa dengan hadirnya deretan publik figur dan pemerhati lingkungan, di antaranya Irfan Hakim, Hartono Soekwanto (Bos Koi), Panji Petualang, Audrey King of The Jungle, serta Oghel Zulvianto.

Kesan positif langsung terlontar saat rombongan tiba di Pendopo Kabupaten Ciamis. Panji Petualang secara khusus mengagumi kebersihan tata kota Ciamis yang menurutnya sangat rapi dan asri.

Rombongan kemudian disambut hangat oleh Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, di Pendopo Ciamis. Dalam suasana ramah tamah tersebut, Bupati menyampaikan rasa terima kasihnya atas kunjungan para figur publik ke Tatar Galuh Ciamis.

“Terima kasih kepada Bapak-Bapak semua atas kehadirannya. Menjadi sebuah kehormatan bagi kami dan warga masyarakat Ciamis atas kehadiran bapak semua di sini, paling tidak ini menjadi ajang untuk merekatkan tali silaturahmi,” ujar Bupati Herdiat.

Di hadapan para tamu, Bupati Herdiat sempat menjawab bagaimana Ciamis mampu mempertahankan kualitas jalan nasional sebagai yang terbaik sekaligus menjadi Kota Kecil Terbersih se-ASEAN meski dengan anggaran yang minim. Pemaparan ini pun langsung mendapat apresiasi dari Irfan Hakim dan rombongan yang serempak menyebut, “Luar biasa, Pak Bupati.

Perbincangan di Pendopo berlanjut hangat saat membahas inovasi pengelolaan sampah. Bupati menjelaskan bahwa Ciamis sangat mengandalkan semangat gotong royong warganya.

“Di saat kabupaten atau kota lain mungkin harus mengeluarkan anggaran pengelolaan sampah hingga 200 miliar, kita di sini bisa mengelolanya nyaris tanpa biaya besar. Kesadaran masyarakat kita sudah terbentuk untuk memilah sampah langsung dari rumah. Pemerintah hanya tinggal mengimbau dan mengajak. Kegiatan bebersih rutin tiap Jumat juga terus kita laksanakan,” jelas Bupati Herdiat.

Bupati Herdiat menambahkan, di Ciamis sampah telah bertransformasi menjadi nilai ekonomis. Hampir di setiap desa kini telah berdiri Bank Sampah. Hebatnya, tabungan dari bank sampah ini rutin digunakan warga untuk membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) hingga perpanjangan STNK.

Mendengar inovasi tersebut, Irfan Hakim spontan memberikan celetukan yang mengundang tawa, “Wah, di Ciamis ini dari rujit (kotor/jijik) jadi duit, dari sampah jadi berkah!” tuturnya.

Setelah penyambutan di Pendopo, acara dilanjutkan dengan penyerahan kadeudeuh (santunan) kepada 130 marbot masjid se-Kabupaten Ciamis lalu mengunjungi Alun-Alun Ciamis.

Dalam sambutannya pada saat penyerahan santunan, Irfan Hakim menyampaikan rasa hormatnya yang mendalam kepada para penjaga masjid tersebut.

“Saya bersama Pak Hartono ingin memberikan sedikit tanda cinta kepada para marbot. Bagaimana kita mau khusyuk beribadah apabila tempatnya tidak bersih? Marbot ini profesi yang sangat terhormat, mereka memperkuat landasan agama dalam setiap tindakan kita,” ucap Irfan.

Menanggapi kepedulian tersebut, Bupati Herdiat menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya. “Luar biasa, bapak-bapak sudah banyak membantu. Semoga kebaikannya dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Mudah-mudahan bantuan ini bisa ditampi (diterima) dengan baik.” Ujar Bupati Herdiat dengan hangat.

Sebagai bentuk dukungan penuh, Bupati Ciamis bahkan langsung mengambil alih biaya transportasi para marbot pada hari itu. “Untuk ongkos bapak-bapak marbot hari ini, biar saya yang tanggung semuanya,” tegas Bupati Herdiat.

Agenda “Pers Peduli, Alam Lestari” dilaksanakan di kawasan Cileueur River Walk. Di lokasi ini, jajaran Pemkab Ciamis bersama para publik figur melakukan pelepasan burung ke alam bebas dan menebar 150.000 benih ikan di aliran Sungai Cileueur.

Irfan Hakim mengaku takjub melihat kondisi Cileueur yang tertata. “Keren banget, semuanya tersenyum bahagia hari ini. Cileueur ini bebatuannya licin karena ada lumut, dan lumut itu ada karena kebersihan airnya sangat terjaga. Mari kita pertahankan. Kita sudah menerbangkan burung dan menebar ikan agar ekosistem tetap seimbang. Ingat, alam ini bukan warisan, tapi titipan dari anak cucu kita,” pesannya.

Pujian serupa juga datang dari Audrey King of The Jungle. “Jujur, saya iri melihat kebersihan Sungai Cileueur ini. Pesan saya cuma satu untuk warga, ikannya jangan disetrum, ya!” pesannya dengan akrab. Sementara itu, Panji Petualang dan Bos Koi juga tak luput menyampaikan rasa terima kasih atas sambutan luar biasa dari masyarakat.

Agenda pelestarian lingkungan di River Walk Cileeur ditutup dengan apresiasi dari Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi. “Hatur nuhun kepada semuanya yang hadir. Semoga selalu sehat dan barokah. Mudah-mudahan kondisi sungai ini bisa terus kita pertahankan. Mari kita jaga sungai kita sama-sama,” tutup Sekda Andang.

Acara dilanjutkan dengan mengunjungi Mini Ranch Sukamantri dengan mengenalkan Sapi Pasundan yang menjadi sapi khas Jawa Barat Ciamis dan percampuran genetik dengan banteng.

Kegiatan ini diharapkan terus memantik semangat warga Ciamis untuk menjadikan kepedulian lingkungan dan sosial sebagai gaya hidup sehari-hari, serta senantiasa melestarikan pariwisata yang ada di Ciamis. Langkah kecil hari ini adalah dampak besar untuk masa depan.

Rilis Berita & Foto :PORTALCIAMISKAB