Reporter : Damy
SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang kembali membuktikan komitmennya dalam memajukan dunia pendidikan melalui penyaluran ratusan bantuan perlengkapan sekolah bagi para pelajar. Langkah nyata ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memastikan setiap anak di Sumedang memiliki kesempatan yang sama dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang gemilang.
Sebanyak 400 paket alat tulis, perlengkapan sekolah, dan seragam secara simbolis diserahkan oleh Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, kepada perwakilan siswa penerima manfaat di SMP Negeri 1 Cimalaka, Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua sekaligus menambah semangat belajar para siswa.
Dukungan terhadap sektor pendidikan juga diperkuat melalui aspirasi Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Komisi I, Farah Putri Nahlia, yang turut menghadirkan sekitar 600 bantuan perlengkapan pendidikan bagi pelajar di Sumedang. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan legislatif ini menjadi bukti sinergi dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pendidikan merupakan prioritas utama pembangunan daerah. Peningkatan kualitas SDM dinilai sebagai kunci dalam menekan berbagai persoalan sosial sekaligus membuka jalan menuju kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.
“Pemerintah Kabupaten Sumedang sangat konsen terhadap dunia pendidikan. Kami ingin memastikan anak-anak Sumedang memiliki kesempatan yang sama untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujarnya.
Ia pun mengingatkan para pelajar agar memanfaatkan masa sekolah dengan sebaik-baiknya dan tidak terjebak dalam pergaulan negatif. Setiap fase pendidikan harus dijalani dengan penuh kesungguhan, mulai dari jenjang SMP, SMA, hingga melanjutkan ke perguruan tinggi maupun dunia kerja.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga terus membuka peluang kerja bagi generasi muda melalui kerja sama ketenagakerjaan internasional, di antaranya dengan Jepang dan Korea Selatan. Bahkan pada tahun sebelumnya, ratusan tenaga kerja muda Sumedang berhasil diberangkatkan bekerja ke wilayah Hokkaido. Hal ini menjadi bukti bahwa generasi muda Sumedang memiliki potensi untuk bersaing di tingkat global.
Selain kesiapan akademik dan keterampilan kerja, para pelajar juga diingatkan untuk bijak dalam memanfaatkan teknologi dan media digital. Perkembangan kecerdasan buatan menjadi tantangan sekaligus peluang yang harus dihadapi dengan kreativitas dan inovasi agar tidak tertinggal di era yang serba cepat ini.
Di akhir kegiatan, para siswa penerima bantuan diberikan motivasi agar tidak merasa rendah diri. Bantuan pendidikan ini diharapkan menjadi penyemangat untuk terus berjuang dan membuktikan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita.
“Terlahir dalam kondisi ekonomi terbatas bukanlah pilihan, tetapi menyerah pada keadaan adalah pilihan. Jadikan bantuan ini sebagai motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan membahagiakan orang tua,” pungkasnya.