Reporter : Dede Irwan

KAB.CIAMIS | FOKUSPRIANGAN.ID – Lapas Kelas IIB Ciamis melaksanakan tiga kegiatan terpadu dalam satu rangkaian sebagai wujud kepedulian sosial, penguatan spiritual, serta pembinaan dan komunikasi yang humanis antara petugas dan warga binaan. Kamis (12/02/26).

Kegiatan diawali dengan aksi sosial pembagian paket sembako kepada perwakilan keluarga warga binaan dan masyarakat kurang mampu di sekitar lingkungan lapas.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh pejabat struktural dan pegawai Lapas Kelas IIB Ciamis. Sebanyak 20 paket sembako berisi kebutuhan pokok disalurkan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat, sekaligus mencerminkan komitmen pemasyarakatan yang hadir dan memberi dampak nyata bagi lingkungan sekitar.

Pada hari yang sama, bertempat di Aula Lapas Kelas IIB Ciamis, dilaksanakan Kegiatan Tarhib Ramadhan 1447 H sebagai bentuk penyambutan datangnya bulan suci Ramadhan dengan penuh khidmat dan kebersamaan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membekali warga binaan secara mental dan spiritual agar mampu menjalankan ibadah puasa dengan optimal dan khusyuk. Rangkaian acara diisi dengan pembagian hadiah lomba dakwah dan cipta puisi, Tabligh Akbar oleh Ustadz Misjun Sidiq, serta penampilan marawis oleh Grup Marawis Lapas Ciamis.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Misjun Sidiq menyampaikan, “Ramadhan adalah momentum untuk memperbaiki diri. Di bulan yang penuh rahmat ini, setiap insan memiliki kesempatan yang sama untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik.” Tausiyah tersebut disimak dengan penuh perhatian dan kekhusyukan oleh warga binaan.

Selain itu, Lapas Kelas IIB Ciamis juga melaksanakan kegiatan Tesa Manis yang dibuka oleh Kasi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja, James P. Tampubolon. Kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif dan pengarahan kepada warga binaan yang disampaikan bersama Kepala KPLP, Erossyan Fred Adityawan, serta Kasi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Y. W. Robinson Sauyai.

Dalam arahannya, James P. Tampubolon menekankan pentingnya kesadaran dan kedisiplinan warga binaan dalam mengikuti seluruh program pembinaan. Ia menyampaikan bahwa pembinaan akan berjalan optimal apabila didukung oleh perilaku yang baik, kepatuhan terhadap aturan, serta partisipasi aktif dalam setiap kegiatan pembinaan yang telah disediakan. Hal tersebut menjadi salah satu syarat utama dalam pengusulan program integrasi dan pemberian remisi.

Materi pengarahan juga mencakup pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, pemenuhan kebutuhan dasar narapidana dan tahanan, menjaga keamanan dan ketertiban lapas, serta pemberian ruang bagi warga binaan untuk menyampaikan saran dan masukan terkait pemenuhan hak-hak mereka.

Melalui pelaksanaan tiga kegiatan dalam satu hari tersebut, Lapas Kelas IIB Ciamis berharap dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih humanis, religius, aman, dan kondusif, serta menumbuhkan semangat kebersamaan, perbaikan diri, dan kepedulian sosial bagi warga binaan maupun masyarakat sekitar.”Pungkasnya.