Pewarta : Aep Saepudin

KAB.GARUT | FOKUSPRIANGAN.ID –
Bertempat di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, Jl. Pembangunan No. 155 Tarogong Kidul Garut, telah di gelar kegiatan pembinaan Kepala Sekolah yang ada di AUM PDM Garut, Jum’at (15/08/25).

Hadir sebagai Nara Sumber Prof. Drs. H. Agus Purwanto, M.Si, M.Sc, D.Sc selaku Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah, Ketua PDM Garut Dr. Agus Rahmat Nugraha, M.Ag, Ketua Koordinator Majelis Dikdasmen PNF PDM Garut H. Nanang SH, M.Pd, Deden Wahyudun selaku Sekertaris, H. Ade Ketua Majelis Dikdasmen PNF, H. Dudu, Lc Ketua Majelis Tarjih, Irwan Firdaus, M.Pd Ketua Majelis Pustaka dan Informasi, Para Kepala Sekolah dan Tamu Undangan lainnya.

Dalam sambutannya H. Ade selaku Ketua Majelis Dikdasmen mengucapkan terimakasih kepada Prof. Agus Purwanto yang telah hadir ke Garut yang langsung mengisi acara di dua Tempat yaitu di Mahad Darul Arqom Garut dan di Gedung Dakwah Muhammadiyah Garut, semoga akan memberikan inpirasi dan motifasi bagi para Lembaga pendidikan AUM PDM Garut, dengan berbagai prestasi dan kegiatannya dalam mencerdaskan anak bangsa, hari ini akan berbagi ilmu tentang filsafat dan Kalender Hijriyah Global” Ujarnya.

Sementara Dr. Agus R Nugraha selaku Ketua PDM Garut mengucapkan selamat datang di kota santri Garut, terimakasih Prof. Agus Purwanto, Terimakasih para Kepala Sekolah yang telah hadir, semoga bisa memberikan pencerahan dalam dunia filsafat dan pentingnya Kalender Hijriyah Global hasil karya Kader Muhammadiyah, Selanjutnya Ketua PDM Garut memperkenalkan personil PDM dan Majelis yang hadir yaitu Majelis Dikdasmen PNF, MPI dan Majelis Tarjih,” Ucapnya

Selanjutnya Dr. Agus mengungkapkan tentang Sunattullah itu pasti konsisten, bagaimana kita bisa mengintegrasikan hukum Allah dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan berorganisasi, untuk lebih jelasnya nanti Bpk/Ibu Kepala Sekolah/Madrasah akan mendapatkan pencerahan dari Prof. Agus Purwanto,” Imbuhnya.

Prof. Drs. Agus Purwanto, M.Si selaku Anggota Majelis Tarjih PP Muhammadiyah yang juga sebagai Dosen Tetap di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, memulai ceramahnya dengan menyatakan bahwa “Materi tidak di Ciptakan dan Tidak Bisa di Musnahkan”, ini suatu pernyataan yang bisa menimbulkan salah tafsir antara guru fisika dengan guru agama, maka harus di damaikan. Kalimat Materi Tidak Ciptakan seolah bertentangan dengan Rukun Iman Pertama Allah itu sebagai Khalik/Pencipta, Demikian pula untuk Materi Tidak Bisa di Musnahkan bertentangan dengan Rukun Iman yang ke Lima, Itulah Dialektika antara Agama dengan Saint, maka perlu penjelasan yang mendalam diantara umat islam sehingga tidak terjadi salah faham, intinya bahwa Materi tidak di Ciptakan Itu tidak Absolut, bahkan dulu Abu Bakar Albakilani 10 Abad yang lalu mengatakan, “Materi itu Cipta Musnah, Cipta Musnah, Cipta Musnah, itu artinya materi itu dapat di cipta, materi itu bisa musnah, jadi perlu di luruskan dan di koreksi biar tidak terjadi salah faham diantara umat islam,”ungkapnya.

Setelah itu Agus Purwanto menjelaskan tentang Kalender Hijriyah Global yang bisa menghitung dan memprediksi kapan jatuhnya hari raya idul fitri, idul adha, gerhana matahari, gerhana bulan dan bahwa peredaran bulan selalu berputar pada porosnya, semua itu dengan adanya ilmu teknologi/saint sekarang bisa dihitung dengan jelas dan tepat melalui Kalender Hijriyah Global,”pungkasnya.