SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Produk cokelat Indonesia dari Sumedang kembali menorehkan prestasi di pasar internasional. Kakawna Indonesia Chocolate resmi melakukan ekspor perdana ke Jepang melalui PT Global Indo Pangan, di Kawasan Tomo Food, Selasa (3/10/2026).

Momentum ini menjadi langkah penting dalam memperluas pasar produk olahan kakao Indonesia ke tingkat global.

Produk Kakawna Indonesia Chocolate diproduksi melalui PT Tomo Food Industri. Ekspor perdana ini sekaligus menunjukkan potensi industri pengolahan kakao nasional dalam menghasilkan produk bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar internasional.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian PT Global Indo Pangan. Menurutnya, ekspor perdana ini merupakan kebanggaan sekaligus bukti bahwa pelaku industri daerah memiliki kemampuan untuk membawa produk Indonesia menembus pasar dunia.

Bupati berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lainnya untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, dan memperluas jaringan pemasaran hingga ke pasar internasional.

General Manager PT Global Indo Pangan, Joowy Joewanda Wasya, menyampaikan terima kasih kepada jajaran Direksi Amanda Group atas kepercayaan, arahan, dan dukungan yang diberikan.

Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh karyawan PT Global Indo Pangan yang telah bekerja keras mewujudkan ekspor perdana tersebut.

“Kontainer yang hari ini kita berangkatkan membawa hasil kerja bersama. Ini adalah pencapaian kita semua,” ungkap Joowy.

Menurutnya, ekspor ke Jepang bukan hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas produk dan kepercayaan mitra dagang.

Ia berharap langkah pertama ini menjadi awal hubungan perdagangan yang berkelanjutan sekaligus membuka peluang ekspor berikutnya.

“Semoga PT Global Indo Pangan dapat terus tumbuh bersama lingkungan dan memberi manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan pelepasan ekspor perdana ini juga mendapat dukungan dari pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Bank Indonesia, serta mitra perbankan.