JAKARTA FOKUSPRIANGAN.ID – Dunia pendidikan Islam terus beradaptasi dengan pesatnya perkembangan teknologi. Menyikapi hal ini, Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKGPAI) Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, menggelar kegiatan strategis bertajuk “Diseminasi Pemanfaatan Gemini AI dalam Pembelajaran PAI”. Acara ini berlangsung pada Kamis, 10 September 2026, di SDN Cipinang Melayu 04.

Kegiatan ini bukan sekadar pelatihan teknis, melainkan sebuah langkah progresif untuk membekali guru-guru PAI dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) sebagai alat bantu pedagogis yang efektif, efisien, dan tetap berlandaskan nilai-nilai Islami.

Dua Agenda Penting: Silaturahmi dan Inovasi Teknologi. Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB hingga selesai ini mengusung dua agenda utama yang saling melengkapi. Pertama, Silaturahmi dan Penyambutan Pengawas PAI Baru. Momentum ini menjadi penting untuk mempererat ukhuwah antar pendidik serta menyamakan visi misi antara pengawas baru dan guru-guru di lapangan dalam menghadapi tantangan pendidikan modern.

Kedua, dan yang paling sorotan, adalah Diseminasi Pemanfaatan Gemini AI dengan pemateri Abdul Azis Amrullah,S.Pd.I

Instruksi dari Ibu Pengawas PAI terkait pemanfaatan Gemini AI menandakan pergeseran paradigma pembelajaran. Guru tidak lagi diposisikan sebagai satu-satunya sumber informasi, melainkan sebagai fasilitator yang cerdas dalam mengolah informasi.

Mengapa Gemini AI?

Penggunaan Gemini AI dalam konteks PAI menawarkan berbagai kemungkinan inovatif. Membantu guru membuat rangkuman materi, kisah teladan Nabi, atau penjelasan hukum fikih yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa,Efisiensi Administrasi: Mempermudah penyusunan modul ajar, Literasi Digital Islami: Mengajarkan guru bagaimana menggunakan teknologi secara etis dan bijak, yang kemudian dapat ditularkan kepada siswa sebagai bentuk adab digital.

Dalam kegiatan ini mengundang seluruh Kepala SD Negeri dan Swasta di Kecamatan Makasar untuk memberikan izin bagi guru PAI di satuan pendidikannya masing-masing. Hal ini menunjukkan dukungan penuh dari level manajerial sekolah terhadap peningkatan kompetensi guru.

Ketua KKGPAI Kecamatan Makasar, Mahmudin, S.Pd.I, beserta Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kec. Makasar, Wuri Dian Sari, M.Pd, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah kunci sukses. “Kami ingin memastikan bahwa setiap guru PAI di Makasar tidak gagap teknologi, tetapi justru menjadikan teknologi sebagai sarana dakwah dan edukasi yang lebih menyentuh,” ujar Mahmudin melalui surat undangan resmi bernomor 012/KKGPAI/X/2026.

Dalam kegiatan ini juga di hadiri Yayah Sakiyah selaku pengawas Kecamatan Makasar dan Erpin Sulistio selaku operator Kemenag Jakarta Timur.

Dengan lokasi yang strategis di SDN Cipinang Melayu 04 dan partisipasi aktif dari seluruh elemen pendidikan di kecamatan, acara ini diharapkan menjadi katalisator transformasi digital bagi pendidikan agama Islam di Jakarta Timur. Guru PAI yang adaptif dan melek teknologi adalah aset berharga untuk mencetak generasi Rabbani di abad 21.