SUMEDANG | FOKUSPRIANGAN.ID – Komitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil terus ditunjukkan oleh pemerintah. Sebanyak 220 pengayuh becak lansia di Kabupaten Sumedang menerima bantuan becak listrik yang disalurkan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Penyerahan bantuan dipusatkan di halaman Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS) pada Kamis (10/9/2026).

Program bantuan dari Presiden Prabowo Subianto ini ditujukan khusus bagi para pengayuh becak berumur di atas 50 tahun. Langkah tersebut merupakan bentuk apresiasi konkret atas kerja keras dan dedikasi mereka dalam menopang perekonomian keluarga selama berpuluh-puluh tahun.

Direktur Kerjasama dan Kelembagaan Yayasan GSN, Nuryana, menegaskan bahwa penyerahan kendaraan ramah lingkungan ini bertujuan mempermudah mobilitas para pekerja. Ia mengingatkan para penerima untuk disiplin merawat kendaraan, khususnya menjaga performa baterai dengan melakukan pengisian daya secara berkala.

Nuryana juga memberikan instruksi tegas agar unit yang telah dibagikan tidak dipindahtangankan atau dijual. Pihak GSN tak segan mengambil tindakan terukur jika terjadi pelanggaran penggunaan.

“Jangan menjual. Ini untuk Bapak-Bapak. Jika bantuan ini justru dijual, kami tidak ragu untuk menarik dan mengalihkan becak listrik tersebut kepada pihak lain yang lebih bertanggung jawab serta benar-benar membutuhkan,” tegas Nuryana dalam sambutannya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyampaikan apresiasi mendalam atas kepedulian Presiden Prabowo Subianto. Menurut Dony, bantuan tersebut bukan sekadar aksi sosial biasa, melainkan bentuk penghormatan tinggi terhadap martabat para pekerja keras di jalanan.

“Ini bukan belas kasihan, tetapi penghargaan kepada Bapak-Bapak yang telah berjuang dengan keras. Di balik setiap kayuhan pedal becak itu ada nilai perjuangan sebuah keluarga, ada harga diri seseorang yang ingin bekerja dengan tangannya sendiri demi mencari nafkah yang halal,” kata Dony.

Pemerintah Kabupaten Sumedang berharap kehadiran becak listrik ini dapat mereduksi beban fisik para pengayuh lansia sekaligus menggenjot produktivitas harian mereka. Program ini juga dilengkapi dengan panduan pelatihan pengoperasian serta manajemen perawatan unit agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

“Manfaatkan dengan sebaik-baiknya, terawat dengan baik, dan jaga kebersihannya agar tingkat perekonomian keluarga Bapak-Bapak sekalian bisa semakin meningkat,” tutup Dony.