KAB.TASIK | FOKUSPRIANGAN.ID – Di saat sebagian besar petani berlomba menanam padi dan berbagai jenis sayuran, H. Ishak, seorang petani asal Kampung Cikiray RT 13/RW 12, Desa Cikawung, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, justru fokus mengembangkan perkebunan durian premium dan kopi unggulan.

Saat ditemui pada Minggu (9/8/2026), H. Ishak mengungkapkan harapannya agar seluruh tanaman yang saat ini dibudidayakannya dapat tumbuh dengan baik meskipun tengah menghadapi musim kemarau.

Menurutnya, di lahan seluas lebih dari satu hektare, ia menanam berbagai varietas durian unggulan seperti Durian Musang King, Durian Bawor, Durian Duri Hitam, serta sejumlah jenis durian lainnya. Selain itu, ia juga mengembangkan tanaman kopi berkualitas, termasuk kopi Arabika, serta tanaman produktif lainnya seperti mangga dan kakao.

“Menanam durian tidak bisa asal tanam. Dibutuhkan keahlian dan perawatan khusus. Bahkan harga bibitnya saja bisa mencapai ratusan ribu hingga jutaan rupiah per pohon. Alhamdulillah, hingga saat ini tanaman yang kami budidayakan tumbuh dengan baik,” ujar H. Ishak.

Ia menjelaskan, usaha perkebunan yang dikelolanya membutuhkan dukungan lahan, modal, serta tenaga kerja yang memiliki kemampuan di bidang pertanian agar hasil yang diperoleh maksimal.

Menurutnya, pengembangan perkebunan durian dan kopi merupakan investasi jangka panjang yang memerlukan kesabaran dan perawatan berkelanjutan. Khusus untuk durian, masa panen harus menunggu beberapa tahun hingga tanaman memasuki usia produktif.

“Kalau durian memang harus menunggu bertahun-tahun untuk berbuah. Karena itu tanaman harus terus dijaga, dirawat, dan dipelihara dengan baik oleh para pekerja,” katanya.

Selain mengembangkan kebun sendiri, H. Ishak juga menyediakan berbagai jenis bibit untuk masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman durian, kopi, dan tanaman produktif lainnya.

Ia berharap seluruh tanaman yang dibudidayakannya tetap tumbuh subur meskipun kondisi cuaca sedang memasuki musim kemarau, sehingga dapat memberikan hasil panen yang optimal di masa mendatang.

“Harapan kami, meskipun sekarang musim kemarau, tanaman tetap sehat dan subur sehingga nantinya bisa memberikan hasil panen yang baik serta bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.